Total Korban Tewas Ledakan Bom Perang Dunia II di Biak Jadi 9 Orang
Sumber Foto: MetroTVNews.com
Internasional

Total Korban Tewas Ledakan Bom Perang Dunia II di Biak Jadi 9 Orang

Jurnal Indonesia - Polda Papua mengungkapkan bahwa total korban tewas akibat ledakan bom sisa Perang Dunia II di Biak menjadi sembilan orang berdasarkan hasil identifikasi terbaru dari Laboratorium Forensik dan Disaster Victim Identification Mabes Polri.

Awal Kejadian

Ledakan terjadi pada 31 Mei 2026, dan setelah peristiwa tersebut, beberapa korban dilaporkan hilang. Hasil pemeriksaan antemortem terhadap sampel yang dikirim oleh tim DVI Polda Papua mengidentifikasi salah satu korban sebagai Yohanes Andre Marandof, anak biologis Yonathan Marandof. Korban lainnya yang teridentifikasi adalah La Ini alias Lai Madura, ayah biologis Reza Yarangga, serta Yulianus Raubaba, kakak kandung Ester Raubaba.

Perkembangan

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito, menjelaskan bahwa dengan teridentifikasinya ketiga korban, jumlah total korban tewas dalam ledakan bom di Jalan Wolter Monginsidi meningkat menjadi sembilan orang. Ia juga menyebutkan bahwa hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik menunjukkan bahwa jenis bahan peledak dalam bom tersebut adalah trinitrotoluena (TNT).

Kondisi Terakhir

Saat ini, penyidik Polres Biak Numfor telah meningkatkan penanganan kasus ke tahap penyidikan untuk mengungkap penyebab dan pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Bom sisa Perang Dunia II yang meledak diduga digergaji oleh para korban dengan rencana untuk digunakan sebagai bahan peledak untuk menangkap ikan.