Bitcoin dan Emas Stabil di Tengah Tanda-Tanda Inflasi AS Mereda
Sumber Foto: fxstreet-id.com
Ekonomi

Bitcoin dan Emas Stabil di Tengah Tanda-Tanda Inflasi AS Mereda

Jurnal Indonesia - Bitcoin dan emas menunjukkan stabilitas di pasar pada hari Rabu, dengan Bitcoin mengincar pergeseran bullish setelah berhasil mempertahankan Exponential Moving Average (EMA) 50 hari sebagai support, sementara emas tetap di atas level psikologis $4.000 setelah mengalami penurunan dari puncak mingguan.

Awal Kejadian

Data inflasi terbaru dari Amerika Serikat menunjukkan tanda-tanda meredanya tekanan harga, yang tampaknya mendorong sentimen positif di pasar. Laporan Indeks Harga Produsen (IHP) untuk bulan Juni memperlihatkan bahwa inflasi umum naik 5,5%, lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 6,2%. Penurunan ini memberikan optimisme bahwa inflasi mungkin tidak akan terus meningkat.

Perkembangan

Inflasi Konsumen (IHK) juga menunjukkan penurunan, dengan angka bulanan turun 0,4% pada bulan Juni, menandai penurunan bulanan terendah sejak April 2020. Hal ini membawa tingkat inflasi tahunan turun menjadi 3,5% dari 4,2% pada bulan sebelumnya. Sentimen pasar membaik, dengan investor memperkirakan probabilitas 88% bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam peninjauan berikutnya.

Kondisi Terakhir

Bitcoin diperdagangkan di atas $65.000, dengan dukungan dari EMA 50 hari di $65.174. Resistance terdekat berada di EMA 100 hari di $68.531. Sementara itu, emas diperdagangkan di sekitar $4.039, setelah mencatatkan level tertinggi mingguan di atas $4.100, namun tetap menghadapi tekanan bearish dengan level support yang terancam. Momentum emas terlihat stabil, dengan indikator teknis menunjukkan pemulihan yang masih dalam fase korektif.