Industri Bor Minyak AS Ekspansi ke Pasar Global di Tengah Melambatnya Produksi Shale
Jurnal Indonesia - Bloomberg, Perusahaan-perusahaan pengeboran hidrolik atau fracking Amerika Serikat (AS) makin banyak mengirimkan peralatan mereka yang menganggur ke luar negeri, dan mencari pasar baru di luar negeri seiring melambatnya pertumbuhan di ladang minyak serpih (shale) di Texas, New Mexico, dan tempat lain.
Selama dua tahun terakhir, ratusan pompa seukuran truk 18 roda telah dikirim ke Argentina oleh penyedia termasuk Halliburton Co. dan Calfrac Well Services Ltd., dan ke Australia oleh Liberty Energy Inc. dan Halliburton, menurut perkiraan dari perusahaan analitik Primary Vision.
Pengiriman tersebut juga mencakup menara pasir, tangki air, blender industri, dan selang sepanjang bermil-mil yang digunakan untuk menyuntikkan cairan dan pasir ke lapisan batuan lebih dari satu mil di bawah tanah.
Investasi dalam pompa dan peralatan fracturing baru juga telah dilakukan oleh perusahaan seperti Tenaris SA untuk mendukung wilayah Vaca Muerta di Argentina yang sedang berkembang.
Baca Juga
Rencana RI Impor Migas AS Rawan Ditunggangi Aksi Spekulan Minyak
Izin Exxon Lanjut 2055, Pertamina Mesti Tambah Saham di Blok Cepu
Subsidi Energi Rawan Bengkak Gegara RI Sepakati Impor Migas AS
Next article →




