Dampak Diet Viking Erling Haaland bagi Kesehatan
Sumber Foto: CNBC Indonesia
Lifestyle

Dampak Diet Viking Erling Haaland bagi Kesehatan

Jurnal Indonesia - Striker Norwegia, Erling Haaland, menarik perhatian berkat performanya di lapangan dan pola makannya yang dikenal sebagai 'diet Viking'. Diet ini terdiri dari sekitar 6.000 kalori sehari yang dibagi menjadi enam kali makan, menekankan pada makanan utuh dan menghindari produk olahan.

Awal Kejadian

Haaland, yang baru saja mencetak tujuh gol dalam empat pertandingan untuk Norwegia di Piala Dunia FIFA 2026, mengadopsi pola makan yang berfokus pada sumber protein tinggi dan rendah makanan olahan. Menu dietnya mencakup roti sourdough, telur, ikan, nasi goreng telur, sayuran, serta jeroan seperti hati dan jantung sapi.

Perkembangan

Pola makan Haaland juga mencakup lebih dari 1 kilogram daging merah berlemak untuk makan malam, seperti ribeye atau steak tomahawk, yang disertai kentang, salad, dan susu. Pendekatan 'dari hidung hingga ekor' dalam dietnya mendorong konsumsi bagian hewan yang dapat dimakan secara maksimal, termasuk sumsum tulang.

Meskipun diet ini menawarkan beberapa manfaat, seperti mengurangi asupan gula dan lemak olahan serta menyediakan protein berlimpah, para ahli nutrisi memberikan peringatan. Jeroan dapat meningkatkan kolesterol dan asupan purin, yang berisiko bagi orang dengan masalah kesehatan tertentu. Selain itu, asupan daging merah yang tinggi mencerminkan kebutuhan nutrisi atlet elit, bukan untuk umum.

Kondisi Terakhir

Para ahli menyarankan agar orang awam tidak meniru pola makan Haaland secara langsung. Sebagai alternatif, disarankan untuk mengurangi konsumsi makanan olahan, memperbanyak buah dan sayuran, serta mencukupi asupan protein secara seimbang. Bagi kebanyakan orang dewasa sehat, asupan protein harian sekitar 1 gram per kilogram berat badan dianggap cukup. Meniru pola makan atlet profesional dengan asupan kalori yang ekstrem tidak dianjurkan.