Polda Jateng dan Mafindo Tingkatkan Literasi AI Beretika bagi Pelajar
SEMARANG – Dalam upaya memperkuat literasi digital di kalangan generasi muda, Polda Jawa Tengah bersinergi dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi para pelajar. Kegiatan strategis ini berlangsung di Auditorium Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah pada Kamis (5/2).
Program ini dirancang sebagai respons atas pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang mulai merambah dunia pendidikan. Polri memandang pentingnya memberikan pemahaman komprehensif agar para siswa tidak hanya unggul secara teknis dalam mengoperasikan teknologi, namun juga memiliki landasan moral dan etika yang kuat dalam penggunaannya.
Pihak Kepolisian menekankan bahwa kecanggihan AI harus menjadi alat pendukung proses belajar yang positif, bukan justru menjadi sarana untuk melakukan tindakan negatif atau pelanggaran hukum di ruang digital. Melalui pelatihan ini, para pelajar didorong untuk menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.
Kolaborasi antara Polri dan Mafindo ini diharapkan dapat membentuk karakter pelajar yang mampu menyaring informasi serta mencegah penyebaran konten negatif atau fitnah yang dihasilkan oleh penyalahgunaan teknologi AI. Upaya preventif ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga integritas moral generasi bangsa di tengah arus transformasi digital yang kian masif.
Tim Redaksi




