Megawati: Pancasila dan Perundangan Perempuan sebagai Solusi Perdamaian Global
Sumber Foto: Liputan6.com
Internasional

Megawati: Pancasila dan Perundangan Perempuan sebagai Solusi Perdamaian Global

Ia memaparkan bagaimana sila-sila dalam Pancasila dapat diadaptasi untuk menjawab tantangan global.

"Ketuhanan Yang Maha Esa bisa diadopsi dari kemanusiaan dan yang lainnya, terutama tentunya di dalam masalah diskusi yang masalah kemanusiaan karena Human Fraternity itu, ya saya bilang bisa memakai yang namanya peri kemanusiaan. Sehingga dengan demikian bisa selaras," imbuhnya.

Selain isu perdamaian dan ideologi, kehadiran Megawati sebagai tokoh perempuan senior politik juga menarik perhatian peserta konferensi Zayed Award 2026. Di mana, banyak pihak yang penasaran dengan konsistensi Megawati memimpin partai politik besar hingga saat ini.

"Makanya saya banyak sekali ditanya, bagaimana kok bisa menjadi sampai hari ini saya masih menduduki sebagai Ketua Umum partai, juga masih aktif. Saya mengatakan, ya itu tergantung kepada kaum perempuannya sendiri," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Megawati juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap kemajuan hukum di Indonesia. Ia menceritakan respons terkejut sekaligus kagum dari para delegasi internasional ketika mengetahui Indonesia memiliki payung hukum yang kuat bagi perempuan dan anak.

"Dan tapi saya merasa bangga bahwa kita sudah punya undang-undang untuk perempuan dan perlindungan perempuan dan anak. Mereka kaget sekali bahwa kok bisa sampai terjadi adanya perundangan seperti itu," pungkas Megawati.