Konferensi Dorong Pertanian Hijau dan Transformasi Digital di Can Tho
Konferensi ini diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan, membangun konsensus, dan mendorong tindakan nyata dalam membangun model pertanian hijau, menerapkan teknologi digital, dan memanfaatkan peran kelompok penyuluh pertanian masyarakat, koperasi, dan bisnis, sehingga berkontribusi pada pembangunan pertanian berkelanjutan dan meningkatkan kehidupan masyarakat.
Pada konferensi tersebut, para delegasi menerima pembaruan dan informasi dari Pusat Penyuluhan dan Layanan Pertanian Kota, beserta lembaga, universitas, bisnis, dan organisasi terkait, tentang hasil kegiatan penyuluhan pertanian pada tahun 2025 dan arah kegiatan pada tahun 2026. Informasi diberikan mengenai penguatan sistem penyuluhan pertanian lokal sesuai dengan model pemerintahan dua tingkat, peran penyuluhan pertanian dalam mempromosikan transformasi digital, membimbing petani dalam menerapkan teknik canggih dan model pertanian hijau, serta model-model baru. Konferensi ini juga membahas pengembangan pertanian hijau dan implementasi transformasi digital di bidang pertanian, peran data, teknologi digital, dan penerapannya secara praktis dalam produksi. Model dan tren dalam pengembangan pertanian hijau dibagikan dan diperkenalkan, beserta persyaratan untuk produksi pertanian berkelanjutan, pengurangan emisi, dan perlindungan lingkungan.
Pusat Penyuluhan dan Layanan Pertanian Kota Can Tho menandatangani nota kesepahaman dengan berbagai lembaga dan universitas untuk mengkoordinasikan transfer kemajuan ilmiah dan teknologi dari penelitian ke praktik.
Para delegasi berpartisipasi dalam diskusi dan mengusulkan solusi untuk mempromosikan transformasi digital dan pengembangan pertanian hijau di Can Tho. Banyak delegasi mencatat bahwa petani masih menghadapi kesulitan dalam mengakses mesin dan teknologi baru untuk menerapkan transformasi digital dan mengembangkan pertanian hijau. Oleh karena itu, sangat penting bagi Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup serta instansi terkait untuk terus mempromosikan pelatihan, pendidikan, dan dukungan bagi petani dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta transformasi digital. Mereka juga menekankan perlunya memfasilitasi hubungan antara petani dan pelaku usaha, serta memanfaatkan peran keempat pemangku kepentingan – Negara, ilmuwan, pelaku usaha, dan petani – dalam mengembangkan pertanian hijau dan berkelanjutan.
Menurut Pusat Penyuluhan dan Layanan Pertanian Kota Can Tho, untuk meningkatkan efisiensi produksi, nilai produk, dan meningkatkan pendapatan petani, pada tahun 2026, unit tersebut menyarankan Dinas Pertanian dan Lingkungan Kota untuk menerapkan 29 model penyuluhan pertanian di bidang budidaya tanaman, peternakan, dan budidaya perikanan. Model-model ini tidak hanya bertujuan untuk mendorong penerapan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, teknologi tinggi, dan teknologi digital dalam produksi menuju pendekatan yang hijau, aman, dan berkelanjutan, tetapi juga untuk membina hubungan yang lebih erat antara petani dan pelaku usaha untuk memastikan produksi memenuhi permintaan pasar.




