Iran Tegaskan Ancaman Terhadap Warga AS Jika Perang Terjadi
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi, mengeluarkan peringatan keras terhadap Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan regional.
Mousavi menegaskan bahwa tidak ada warga Amerika Serikat yang akan aman jika perang total benar-benar pecah antara kedua negara.
Pihak militer Iran kini secara resmi mengubah strategi militernya menjadi “doktrin ofensif” yang berfokus pada serangan cepat, berkelanjutan, dan tidak terduga.
Langkah ini diambil sebagai respons atas provokasi dari pihak AS dan Zionis, serta hasil revisi doktrin pertahanan pasca-perang 12 hari yang terjadi sebelumnya.
Iran menekankan bahwa era pertahanan semata telah bergeser menjadi pencegahan aktif dengan strategi asimetris yang melampaui perhitungan militer Barat.
Mousavi memperingatkan bahwa kesalahan terkecil dari pihak musuh bisa memicu serangan balasan yang sangat menentukan dari pasukan Iran.
Selain itu, gerakan perlawanan regional diklaim siap bergerak untuk mengusir pihak asing dari wilayah tersebut jika konflik fisik dimulai.
Teheran juga menolak klaim Barat mengenai kelemahan militernya dan bersiap menunjukkan "wajah Iran yang berbeda" dalam kekuatan tempur yang serius.




