Black Hawk Dawn: Perjuangan Hidup Mati Pasukan AS di Mogadishu
Film, VIVA Mindset – Black Hawk Dawn merupakan film sejarah perang dengan sentuhan drama psikologis garapan Ridley Scott. Menceritakan tentang misi penangkapan di Mogadishu berubah menjadi pertarungan hidup dan mati ketika pasukan elit AS terjebak dalam kepungan besar milisi Somalia dan harus berjuang menyelamatkan satu sama lain. Sejak awal perilisannya, film ini berhasil mendapat rating 7,7 dari 451ribu pengguna di IMDb.
Film drama perang ini mengangkat operasi militer AS di Mogadishu pada 3 Oktober 1993 yang berubah menjadi pertempuran besar setelah dua helikopter Black Hawk ditembak jatuh. Cerita berfokus pada upaya para Army Rangers, termasuk SSG Eversmann dan Kepala Perwira Durant, untuk bertahan dan menyelamatkan rekan mereka di tengah kepungan pasukan bersenjata Somalia.
1. Adegan jatuhnya helikopter Black Hawk yang berputar saat pendaratan darurat sebagian besar direkam lewat penerbangan helikopter sungguhan yang dikombinasikan dengan CGI, sementara bagian baling baling setelah menyentuh tanah sepenuhnya dibuat secara digital.
2. Beberapa dialog radio yang terdengar di film berasal langsung dari rekaman komunikasi asli saat pertempuran berlangsung.
3. Proses syuting sering terganggu oleh anjing liar yang masuk ke dalam adegan, namun Ridley Scott membiarkannya karena menambah kesan realistis. Delapan anjing bahkan diadopsi oleh kru dan dibawa pulang ke Amerika Serikat.
4. Dialog Nelson kepada Twombly tentang suara tembakan terlalu dekat dengan kepalanya terasa nyata karena Ewen Bremner memang sempat kehilangan sebagian pendengarannya akibat tembakan tersebut meski kemudian pulih.
5. Adegan prajurit yang tampak terbelah dua akibat RPG terinspirasi dari kisah nyata, meski di dunia nyata tubuh korban masih tersambung oleh tulang belakang dan ia bertahan hidup selama sekitar dua jam. Ridley Scott mengubahnya di film karena menganggap versi asli akan sulit diterima penonton.




