SMA Taruna Nusantara Magelang Jadi Pionir Sosialisasi Otorita IKN
Magelang, 8 Desember 2023
SMA Taruna Nusantara di Magelang menjadi sekolah pertama yang menyelenggarakan sosialisasi Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan IKN sebagai kota masa depan yang layak huni dan dicintai oleh masyarakat.
SMA Taruna Nusantara, yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan, merupakan sebuah lembaga pendidikan yang berkolaborasi dengan sektor pertahanan. Sekolah ini didirikan untuk mencetak generasi penerus yang akan melindungi dan membela negara.
Dalam pidato pembukaannya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Administrasi, Mayjen TNI (Purn) Nanang Djuana Priadi, menekankan pentingnya sosialisasi IKN di kalangan siswa. "Di masa mendatang, yang akan menjalankan roda pemerintahan ibu kota adalah para siswa sekalian," ungkapnya.
Sekretaris Otorita IKN, Achmad Jaka Santos Adiwijaya, menjelaskan bahwa IKN menerapkan konsep smart sustainable forest city yang dirancang untuk menjaga ekosistem di Kalimantan Timur. "IKN tidak hanya mengembangkan Nusantara, tetapi juga berupaya membangun sinergi dengan kota-kota di sekitar Kalimantan agar sama-sama tumbuh," jelas Jaka.
Pada kesempatan yang sama, Selly Indrawati, Direktur Operasi dan Pemasaran PT Bina Karya (Persero), yang merupakan Badan Usaha Otorita (BUO), menambahkan bahwa pemindahan ibu kota tidak hanya bersifat administratif. "Bersama para investor IKN, kami telah memulai pembangunan ekosistem kota, termasuk layanan kesehatan dan sektor komersial seperti pusat perbelanjaan," ujarnya.
Antusiasme siswa/siswi terlihat saat mereka mengikuti pemaparan, dengan aktif mengajukan berbagai pertanyaan mendalam. Beberapa pertanyaan yang diajukan termasuk kebijakan insentif bagi emiten, perbandingan pemindahan ibu kota negara lain, serta status Jakarta di masa depan. Salah satu siswa, Muhafiz, bahkan mengusulkan, "Bagaimana jika SMA Taruna Nusantara juga dibangun di IKN?"
IKN merupakan proyek pemindahan ibu kota negara yang belum pernah terjadi sebelumnya di dunia, mengingat lokasi ibu kota baru yang berada di pulau berbeda. Jaka menegaskan bahwa peningkatan wawasan publik mengenai proyek besar ini sangat penting untuk dilakukan.




