Ratusan Investor Internasional Datang ke Balikpapan untuk Kunjungi IKN Nusantara
Sumber Foto: Jurnal Borneo
Jurnal Nusantara

Ratusan Investor Internasional Datang ke Balikpapan untuk Kunjungi IKN Nusantara

BALIKPAPAN – Sebanyak 130 pengusaha dari berbagai negara, termasuk Singapura, Jepang, Korea, dan China, berkumpul di Balikpapan untuk mengunjungi proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Kunjungan ini merupakan bagian dari misi yang bertajuk “Singapore Mission to Nusantara” dan merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong yang mendukung pembangunan IKN.

Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, menyatakan bahwa para investor tersebut akan melakukan kunjungan lapangan pada tanggal 31 Mei 2023, setelah mengadakan pertemuan di Balikpapan. Ia menegaskan bahwa peserta tidak hanya berasal dari Singapura, tetapi juga dari berbagai negara lainnya. “Malam ini mereka akan makan malam di Balikpapan. Dari Singapura, Jepang, Korea, China, dan banyak lagi,” ujarnya.

Isran juga menyampaikan bahwa beberapa investor lokal turut serta dalam pertemuan tersebut, memberikan kesempatan bagi mereka untuk berpartisipasi dalam investasi di IKN.

Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Suryo Pratomo, menjelaskan bahwa kedatangan para pengusaha ini adalah lanjutan dari pertemuan pemimpin negara yang menunjukkan dukungan Singapura terhadap proyek pembangunan IKN. “Pembangunan IKN merupakan proyek terbesar di Asia Tenggara dengan nilai mencapai 32 miliar dolar AS. Ini adalah peluang bisnis yang luar biasa bagi para pengusaha, karena pemerintah hanya akan membangun fasilitas untuk gedung dan perkantoran pemerintahan, sedangkan investasi lainnya akan ditawarkan kepada sektor swasta,” jelasnya.

Pratomo menambahkan bahwa ketertarikan para pengusaha untuk mengunjungi IKN dipicu oleh pemaparan dari Kementerian PUPR dan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). “Melihat langsung proyek ini akan menunjukkan bahwa pembangunan IKN sudah dimulai dan bukan hanya sekadar harapan,” katanya.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan IKN baru di Provinsi Kalimantan Timur sejak tahun 2019, yang mencakup wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Walikota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, juga menyatakan pentingnya peran Balikpapan dalam kelancaran pembangunan IKN, mengingat lokasinya yang berdekatan dengan kedua kabupaten tersebut. Ia menambahkan bahwa Balikpapan semakin berkembang sebagai pusat bisnis dan investasi yang menarik.

Potensi investasi di Kota Balikpapan dikelola untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. PDRB Kota Balikpapan menunjukkan pertumbuhan yang baik, didominasi oleh sektor industri pengolahan minyak dan gas. Realisasi investasi di kota ini mencapai 15,4 triliun rupiah pada triwulan keempat tahun 2022.

Pemerintah Kota Balikpapan juga berkomitmen untuk mendukung pembangunan IKN dengan memberikan insentif dan dukungan kebijakan fiskal serta fasilitas non-fiskal kepada para investor. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kegiatan investasi, terutama di sektor jasa, guna menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak dan mendukung pembangunan IKN serta keberlanjutan ekonomi kota.