Pendopo Semar Nusantara Gelar Ritual Sedekah Bumi sebagai Ungkapan Syukur
Banyuwangi, Jurnal News – Upacara Sedekah Bumi yang diadakan di Pendopo Semar Nusantara merupakan tradisi yang diadakan sebagai bentuk ungkapan syukur masyarakat atas hasil bumi yang diperoleh. Acara tersebut berlangsung pada Sabtu, 10 Desember 2022, pukul 16.00 WIB.
Tradisi Sedekah Bumi dilakukan dengan mengumpulkan masyarakat untuk makan bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan kebersamaan. Di pelataran Pendopo, para undangan serta warga setempat berkumpul untuk berdoa bersama dan mengucapkan syukur kepada Tuhan atas limpahan hasil bumi yang telah diberikan.
Makanan beragam jenis telah disiapkan, termasuk ayam yang dimasak utuh serta berbagai sayuran dan camilan lokal yang dikenal sebagai polo pendem. Dalam suasana kebersamaan, para peserta acara terlihat guyub rukun, tanpa memandang jabatan atau status sosial. Pejabat pemerintah dan anggota legislatif juga turut serta dalam acara ini, duduk bersama di atas karpet yang telah disediakan.
Ketua Umum Pendopo Semar Nusantara, Mbah Uny Saputra, menjelaskan bahwa upacara Sedekah Bumi ini diadakan setiap musim panen. "Ucap syukur ini kita gelar setiap musim panen, acara ini sederhana kita berkumpul berdoa kepada Tuhan dan makan bersama-sama," ujarnya.
Tradisi Sedekah Bumi telah berlangsung selama ratusan tahun dan dipercaya sebagai ritual yang muncul seiring dengan penyebaran agama Islam di Pulau Jawa. Salah satu tokoh penting dalam penyebaran Islam di Nusantara adalah Sunan Kalijaga, yang menggunakan pagelaran wayang kulit sebagai media dakwah, menyampaikan pesan keislaman yang mudah dipahami oleh masyarakat.




