Pedagang Pasar Jatinegara Keluhkan Sepinya Pembeli Jelang Ramadhan 2026
Aktivitas belanja belum meningkat meski harga cabai mulai mengalami kenaikan.
Red: Friska Yolandha
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Warga memilih kue kering yang dijual di Pasar Jatinegara, Jakarta, Kamis (28/3/2024). Toko kue kering di pasar tersebut mulai ramai dikunjungi warga yang mencari kudapan sebagai persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri. Berbagai kue kering dipajang mulai dari nastar, putri salju hingga lidah kucing. Kue kering tersebut dijual mulai dari Rp 155.000 hingga Rp 185.000 per kilogram, sedangkan kue kering dalam kemasan toples dijual dengan harga Rp 160.000 hingga Rp 190.000.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sejumlah pedagang mengeluhkan aktivitas perdagangan di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, yang belum menunjukkan peningkatan signifikan menjelang bulan suci Ramadhan 2026. Pedagang menilai tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya mulai ramai sejak beberapa pekan sebelum puasa.
"Tidak ada ramai-ramainya, sepi. Beda sama tahun sebelumnya," kata salah seorang pedagang cabai dan bawang yang bernama Endah (65) di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (7/2/2026).
Baca Juga
Posting Video Barack-Michele Obama Berbadan Kera, Donald Trump Dituding Rasis
Pandji Dicecar 63 Pertanyaan Selama 8 Jam di Polda Metro Jaya, Ini Materi Pemeriksaannya
Bunga Bangkai Mekar di Kebun Raya Bogor
Selain itu, dia juga mengeluhkan kondisi pasar yang cenderung lesu. Hingga kini, belum terlihat lonjakan pembeli, seperti yang kerap terjadi menjelang Ramadhan, terutama masyarakat yang biasanya mulai menyiapkan stok bahan makanan.
"Biasanya kalau Ramadhan, ada yang stok cabai, bawang, mulai ramai tiga atau dua minggu sebelum puasa, apalagi udah semakin dekat. Cuma sekarang kan gitu, sepi," ujar Endah.
Hal serupa juga dikatakan pedagang cabai dan bawang lainnya, yakni Ahmad (47). Ia menilai pasar tradisional kini semakin sepi.
Dia mengatakan salah satu faktor utama yang memengaruhi turunnya jumlah pembeli, yaitu maraknya pedagang online (daring).
Kehadiran layanan belanja daring dianggap membuat banyak masyarakat memilih berbelanja dari rumah dibandingkan datang langsung ke pasar tradisional.
"Apalagi semenjak ada pedagang online, jadi sepi dagangan di pasar. Itu ngaruh banget, karena kan orang banyak beli di online, diam di rumah," tutur Ahmad.
Dia menjelaskan harga bahan pokok pada platform online terkadang lebih murah dibandingkan di pasar tradisional.
Namun, dia menilai kualitas barang yang dibeli secara daring belum tentu sesuai dengan harapan pembeli.
"Harga kadang lebih murah dari di pasar, tapi kualitas barang belum tentu bagus. Namanya beli online, barang bisa enggak sesuai," ungkap Ahmad.
Dia menambahkan berbelanja langsung di pasar memberikan keuntungan tersendiri bagi konsumen karena dapat memilih barang sesuai kebutuhan.
Pembeli dapat melihat langsung kualitas cabai, sayuran, maupun bahan pangan lainnya sebelum membeli.
"Mending beli di pasar, bisa milih sendiri, kualitas barang sudah bisa lihat langsung," ucap Ahmad.
Terkait perbedaan harga, kata dia, selisih harga antara pasar tradisional dan toko online masih dalam batas wajar.
Ikuti Whatsapp Channel Republika
sumber : ANTARA
Advertisement
Pasar Jatinegara
Ramadhan 2026
pedagang pasar
harga cabai
pasar tradisional
belanja daring
stok pangan Jakarta
Pramono Anung
Berita Terkait
Ekonomi - 19 February 2026, 13:46
THR ASN dan TNI/Polri Cair Pekan Pertama Ramadhan 2026
Ekonomi - 19 February 2026, 12:49
Badan Pangan Punya Jurus Baru Kendalikan Harga Cabai, Ini Fokusnya
Ekonomi - 19 February 2026, 12:16
Warga Keluhkan Kebisingan, Pramono Anung akan Evaluasi Izin Lapangan Padel di Jakarta
Khazanah - 19 February 2026, 10:35
Ramadhan Datang Membawa Cahaya Bagi Hati yang Ingin Berubah
News - 19 February 2026, 09:03
Transjakarta dan MRT Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Dalam Kendaraan, Ini Aturannya
Ekonomi - 18 February 2026, 17:00
KAI Commuter Tetapkan Aturan Berbuka Puasa di Kereta, Ini yang Perlu Diperhatikan
Ekonomi - 18 February 2026, 14:00
Bapanas Pantau Pasar Jakarta: Harga Bawang dan Daging Aman, Cabai Masih Tinggi
Ekonomi - 18 February 2026, 13:43
Bapanas Tekan Harga Cabai Rawit Jelang Puasa, Ongkos Distribusi Dipangkas
Berita Lainnya
Ameera - Sabtu , 21 Feb 2026, 17:08 WIB
Ilustrator Hello Kitty Mundur Setelah 46 Tahun Berkarya, Siapa Penggantinya?
Ameera - Sabtu , 21 Feb 2026, 15:25 WIB
Di Tengah Budaya Serba Instan, Ta’aruf Kian Diminati Anak Muda
Ameera - Sabtu , 21 Feb 2026, 10:15 WIB
LPDP Angkat Suara atas Polemik ‘Cukup Kami yang WNI’
Ameera - Sabtu , 21 Feb 2026, 03:16 WIB
Kadar Air pada Sumpit Bambu Jadi Sorotan dalam Isu Keamanan Pangan
Ameera - Jumat , 20 Feb 2026, 16:47 WIB
Transformasi Pusat Perbelanjaan Dinilai Penting Jaga Daya Beli di Daerah




