Pasar Ramadan Kobar Diharapkan Tingkatkan Ekonomi Lokal
BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Riska Agustin, menyampaikan harapannya agar Pasar Ramadan yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dapat berperan sebagai sarana pusat ekonomi bagi masyarakat selama bulan Ramadan.
Kegiatan yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal ini menjadi fokus perhatian dalam mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut.
Riska Agustin menjelaskan bahwa pasar Ramadan memiliki potensi besar untuk menjadi magnet ekonomi karena pada bulan suci ini masyarakat memiliki kebutuhan yang lebih tinggi terhadap berbagai keperluan ibadah dan konsumsi.
.Mulai dari bahan makanan pokok, hidangan khas Ramadan, hingga produk kerajinan tangan lokal dapat diperkenalkan dan diperjualbelikan melalui wadah ini.
"Kami berharap pasar ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat berbelanja semata, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat jejaring antar pelaku usaha lokal," ujar Riska, Jumat, 20 Februari 2026.
Dia menambahkan bahwa dengan adanya pusat ekonomi seperti ini, UMKM dapat meningkatkan penjualan dan memperluas pangsa pasar mereka, baik kepada masyarakat lokal maupun pengunjung dari daerah sekitar.
Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait juga dilakukan untuk mendukung keberhasilan pasar ini.
Beberapa langkah yang diambil antara lain penyediaan fasilitas pendukung, promosi melalui berbagai saluran informasi, serta pendataan pelaku usaha yang berpartisipasi agar dapat mendapatkan manfaat secara merata.
Riska berharap bahwa konsep pasar Ramadan sebagai pusat ekonomi dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Kalimantan Tengah.
"Dengan demikian, dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perkembangan ekonomi daerah pada bulan Ramadan dan masa mendatang," pungkasnya. (PATHUR/Y)




