Museum Kalimantan Barat Siapkan Teknologi Imersif dan Pertunjukan Mapping Peradaban Nusantara
PONTIANAK – Unit Pelayanan Teknis (UPT) Museum Provinsi Kalimantan Barat tengah melakukan persiapan untuk memasuki era digital. Mulai tahun depan, museum yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalbar ini akan memperkenalkan teknologi imersif sebagai bagian dari transformasi modernisasi.
Sebagai langkah awal, museum akan menyelenggarakan acara ‘Sepekan Festival Museum 2025’ yang diisi dengan pertunjukan mapping show interaktif bertema “Peradaban Nusantara”. Acara tersebut akan berlangsung di kompleks Museum Provinsi Kalbar, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, pada Senin, 6 Oktober 2025.
Inisiatif ini bertujuan untuk menarik minat pengunjung dari berbagai generasi, dengan memberikan pengalaman yang lebih interaktif dibandingkan dengan hanya melihat koleksi yang ada. Plt Kepala UPT Museum Kalbar, Ryan Almuthahar, menjelaskan, “Jika sebelumnya pengunjung hanya bisa melihat koleksi tanpa interaksi, tahun depan kami akan menyiapkan teknologi visual art imersif yang memungkinkan adanya pengalaman dua arah antara pengunjung dan koleksi yang dipamerkan.”
Pertunjukan mapping show itu sendiri akan menggambarkan peta perjalanan peradaban Nusantara secara visual, dimulai dari masa kerajaan-kerajaan kuno hingga era modern. Kombinasi pencahayaan, animasi digital, dan audio naratif akan menciptakan pengalaman seolah-olah pengunjung terlibat langsung dalam kisah sejarah yang diproyeksikan di dinding museum.
Selain pertunjukan visual, Museum Kalbar juga merencanakan pengembangan program edukasi digital dan tur virtual 3D. Hal ini bertujuan agar pelajar dari berbagai daerah dapat menikmati koleksi museum secara daring. Ryan menambahkan, “Museum harus mengikuti perkembangan zaman. Teknologi bukan untuk menggantikan nilai sejarah, tetapi untuk memperkaya pengalaman belajar dan memperluas jangkauan edukasi.”




