Musée d'Orsay Gelar Enam Konser Renoir: Harmoni Musik dan Impresionisme
Sumber Foto: Sortir à Paris
Hiburan

Musée d'Orsay Gelar Enam Konser Renoir: Harmoni Musik dan Impresionisme

Musim semi ini, mulai 9 April hingga 9 Juni 2026, Museum d’Orsay mengisi ruangnya dengan suara: enam konser yang memunculkan sosok Renoir sebagai seorang musisi—sang pelukis yang menyanyikan lagu lewat goresan kuas dan memandang cahaya seperti melodi. Dalam rangka pameran " Renoir dan Cinta: Kegembiraan Modernitas (1865-1885)" dan " Renoir Sang Penggambar", setiap nada diubah menjadi warna, setiap akord menjadi pantulan dan impressionisme menjadi suara.

Renoir bukan sekadar amatir: mulai belajar menyanyi sejak kecil di bawah asuhan Charles Gounod di Gereja Saint-Eustache, dia sebenarnya pernah mempertimbangkan karier di dunia tarik suara. Tapi akhirnya, kuas menjadi pilihannya—dan musik tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari hidupnya. Ia pernah menulis lagu untuk seorang tenor di Opera Paris, memimpin orkestra di Moulin de la Galette, dan mentransformasi studio-nya menjadi ruang suara yang penuh dialog antara model dan cahaya. Sekitar lima puluh karya lukisnya mengungkapkan kecintaannya terhadap musik, dari riuh gembira para pengunjung guinguette hingga romantisme lembut karya Schumann dan Brahms.

Di dunia musiknya, Renoir memadukan dua alam: satu sisi, musik rakyat Paris —dari guinguette, pesta dansa, kafe-kafe konser, hingga operet—yang mengalun di panggung-panggung pestanya. Di sisi lain, ada harmoni yang lebih mendalam dari romantisme Jerman, yang ia pelajari dari Edmond Maître dan Frédéric Bazille, menambahkan kedalaman dan nuansa dalam pandangannya. Cahaya dan musik berpadu dengan keanggunan yang sama seperti garis goresan kuasnya—sebuah keseimbangan halus antara gerak dan perasaan.

[midroll]

Jadwal Konser:

9 April - 20.00 (Auditorium): Sandrine Piau dan Quatuor Psophos mengenang Debussy, bersama karya Chausson, Chabrier, dan Lili Boulanger.

19 Mei - 12.30 (Auditorium): Orkestra Chamber Paris membawakan karya dari Gounod dan Adolphe Blanc.

28 Mei - 20.00 (Auditorium): Orkestra Chamber Pelléas, dibawah arahan Benjamin Lévy, bersama soprano Magali Léger, merayakan operette dan lagu-lagu guinguette.

2 Juni - 20.00 (Nef): Orkestra Chamber Paris, dipimpin oleh Thomas Hengelbrock, menampilkan pemain cello Anastasia Kobekina memainkan puisi simfoni karya Thierry Escaich, sebuah karya perdana yang dipersembahkan sebagai bagian dari perayaan 40 tahun museum.

4 Juni - 20.00 (Auditorium): Mezzo-soprano Marie-Nicole Lemieux, bersama pianis Daniel Blumenthal dan pemain petan bisa Tony Nys di viola, menelusuri beragam nuansa cinta melalui karya Brahms dan Massenet.

9 Juni - 12.30 (Auditorium): Sopran Axelle Fanyo dan pianis Susan Manoff menutup program dengan konser musik ringan yang penuh perasaan dan kehalusan.

Antara sentuhan kuas dan gesekan biola, rangkaian acara ini mengubah museum menjadi simfoni impressionis, di mana setiap nada menggema di dunia berwarna Renoir.