Melestarikan Musik Panting sebagai Warisan Budaya Banjar
Jurnal Indonesia - Perbesar
Musik Panting adalah salah satu warisan seni yang hidup di tengah masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan. Instrumen ini memiliki peran yang kuat tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari tradisi dan identitas lokal. Melihat sejarah dan fungsinya, musik Panting memperlihatkan kekayaan budaya yang tumbuh bersama masyarakat.
Sejarah Musik Panting di Kalimantan Selatan
Musik Panting muncul dari tradisi masyarakat Banjar yang gemar berseni dan berkesenian. Menurut jurnal Musik Panting di Desa Barikin Kalimantan Selatan: Kemunculan, Keberadaan dan Perubahannya oleh Lupi Anderiani, awal kemunculan musik Panting diperkirakan pada tahun 1980-an dan kemudian dikenal di beberapa wilayah di Kalimantan Selatan.
Asal Usul dan Kemunculan Musik Panting
Panting awalnya berkembang sebagai alat musik petik yang digunakan masyarakat pedesaan untuk mengisi waktu luang. Suara khasnya dihasilkan dari teknik petikan yang sederhana, namun menghasilkan irama yang menarik.
Musik Panting di Desa Barikin: Awal Mula dan Penyebarannya
Mengutip Lupi Anderiani, Desa Barikin dikenal sebagai salah satu pusat awal perkembangan musik Panting. Penyebarannya ke daerah lain dipengaruhi oleh antusiasme masyarakat yang ingin menjaga tradisi lokal tetap hidup.
Fungsi Musik Panting dalam Kehidupan Masyarakat
Keberadaan musik Panting tidak lepas dari fungsi sosial dan budaya yang melekat erat pada keseharian masyarakat Banjar. Instrumen ini menjadi bagian dari berbagai momen penting dalam kehidupan.
Fungsi Sosial dan Budaya Musik Panting
Panting berperan sebagai media hiburan rakyat dan mempererat hubungan sosial antar warga. Menurut Lupi Anderiani, keberadaan Panting membantu menciptakan suasana keakraban dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Upaya Pelestarian dan Tantangannya
Agar musik Panting tetap lestari, berbagai upaya dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah. Namun, tantangan tetap ada, terutama dari perubahan selera generasi muda.
Upaya Pelestarian oleh Masyarakat dan Pemerintah
Pelatihan, festival, hingga edukasi di sekolah menjadi strategi utama dalam menjaga eksistensi Panting. Dukungan pemerintah juga diperlukan untuk memperkuat identitas budaya ini.
Tantangan dalam Menjaga Eksistensi Musik Panting
Tekanan dari musik modern dan minimnya regenerasi pemain muda menjadi kendala utama. Kesadaran akan pentingnya warisan budaya perlu terus ditingkatkan agar Panting tidak hilang dimakan waktu.




