Kepala BNN Ungkap Catatan Peredaran Narkoba Kartel Meksiko ke Indonesia
Sumber Foto: tvOneNews
Catatan Indonesia

Kepala BNN Ungkap Catatan Peredaran Narkoba Kartel Meksiko ke Indonesia

Jurnal Indonesia - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Suyudi Ario Seto, mengungkapkan adanya catatan peredaran narkoba dari kartel Meksiko ke Indonesia. Pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya BNN untuk memberantas peredaran narkoba di tanah air.

Awal Kejadian

Komjen Pol Suyudi menyatakan bahwa narkoba asal Meksiko pernah masuk ke Indonesia pada tahun 2024. Dia menjelaskan bahwa meskipun peredaran narkoba ini terhubung dengan kartel Meksiko, barang haram tersebut bukan berasal dari Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) yang dipimpin oleh Oseguera Cervantes alias El Mencho.

Perkembangan

Pada tahun 2024, BNN mengumumkan pembongkaran 27 jaringan narkoba, di mana beberapa di antaranya terkait dengan kartel Meksiko. Komjen Pol Suyudi menyoroti bahwa narkoba yang masuk dari Meksiko berasal dari jaringan Gregor Haas, yang terafiliasi dengan Kartel Sinaloa. Jaringan ini dikenal dengan penyelundupan jenis baru atau NPS, serta bahan baku metamfetamin dan fentanil dari Meksiko dan Tiongkok.

Kondisi Terakhir

Kepala BNN menjelaskan bahwa jaringan Gregor Haas memanfaatkan modus lokal melalui rute laut dan jalur internasional kompleks untuk menyelundupkan narkoba. Mereka juga menggunakan berbagai metode untuk mengelabui petugas, seperti menyembunyikan narkoba dalam kemasan produk legal seperti teh Cina dan popok bayi. Jalur laut dimanfaatkan karena Indonesia memiliki banyak 'celah gelap' di perbatasan maritimnya, sementara penyelundupan juga terjadi melalui bandara dan pelabuhan resmi dengan berbagai cara penyamaran.