Kemenekraf Kolaborasi dengan Sang Juara Project Promosikan Musik Indonesia ke Hong Kong
Sumber Foto: mcinews.id
Hiburan

Kemenekraf Kolaborasi dengan Sang Juara Project Promosikan Musik Indonesia ke Hong Kong

Jakarta, MCI News – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar menerima audiensi event organizer dan music production Sang Juara Project Limited di Autograph Tower, Jakarta, Kamis (19/02/2026) seperti yang dikutip di website ekraf.go.id. Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi strategis guna memperluas eksposur talenta dan musik Indonesia ke pasar internasional, khususnya Hong Kong.

Dalam pertemuan itu, Irene menyambut baik inisiatif festival musik yang terintegrasi dengan strategi promosi digital lintas negara. Menurutnya, kolaborasi tersebut selaras dengan program Akselerasi Kreatif (AKTIF) Musik yang mendorong pendekatan berbasis komunitas diaspora atau diaspora-based market entry.

“Kementerian Ekraf siap membantu memperkenalkan talenta musik Indonesia ke panggung global melalui kolaborasi promosi digital dan penguatan jejaring sehingga potensi mereka bisa terlihat lebih luas. It would be really good if we have a consolidated calendar for international event so we can promote,” ungkap Irene.

Pembahasan juga menyoroti pentingnya penguatan data, kurasi talenta, serta strategi promosi terpadu agar karya musik Indonesia mampu menjangkau pasar global secara sistematis. Selain itu, tren dan genre yang diminati audiens internasional turut menjadi perhatian agar partisipasi Indonesia dalam festival global berdampak pada peningkatan ekspor musik nasional.

“Selain membawa nama besar Indonesia, penting untuk memberi ruang bagi talenta-talenta baru melalui showcase, open mic, dan aktivasi komunitas sehingga rantai ekosistem musik bisa tumbuh berkelanjutan,” jelas Irene yang didampingi Direktur Musik Mohammad Amin.

Sang Juara Project Limited merupakan perusahaan event organizer dan music production yang berbasis di Hong Kong. Perusahaan ini berawal dari komunitas penyanyi Indonesia di wilayah tersebut sejak 1 Desember 2021 sebelum resmi terdaftar pada 23 April 2024.

Event Manager Sang Juara Project Limited, Kenneth Hans Periatna, menyampaikan bahwa pihaknya telah membawa sejumlah artis Indonesia tampil di Hong Kong.

“Dari komunitas untuk komunitas, Sang Juara telah membawa artis-artis lokal untuk mengenalkan karya mereka ke Hong Kong. Awal Februari, kami pernah mengundang NDX A.K.A dan DJ Panda yang menghimpun 7.000 penonton dalam sehari. Kami juga pernah membuat Ambyar Music Fest 2025 yang menghadirkan Denny Caknan dengan 14.000 penonton dalam satu event. Segmentasi penontonnya tentu Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong,” ungkapnya.

General Manager Sang Juara Project Limited, Kevin Frans Periatna, menambahkan pihaknya juga menyiapkan panggung musik religi bagi komunitas Indonesia di Hong Kong.

“Ada sekitar 140 majelis taklim yang ada di Hong Kong sehingga kami menyediakan platform untuk menampilkan musik religi. Ustad AA Hilman dan Haddad Alwi akan kami bawa tanggal 26 April 2026 untuk mengayomi dari sisi komunitas religi yang juga kental di Hong Kong. Harapannya, kami bisa membawa musik religi dari Indonesia ke kancah internasional,” harapnya.

Audiensi turut membahas peluang monetisasi kreatif seperti merchandise, kolaborasi IP, serta pemanfaatan platform digital guna memperkuat keterlibatan penggemar dan sumber pendapatan baru bagi musisi Indonesia di pasar global.