Grand Final Putri Bumi Indonesia 2025: Mendorong Kesadaran Lingkungan di Nusantara
Sumber Foto: Jurnal Borneo
Jurnal Nusantara

Grand Final Putri Bumi Indonesia 2025: Mendorong Kesadaran Lingkungan di Nusantara

Rangkaian Acara yang Mengangkat Tema Lingkungan

NUSANTARA – Grand Final Putri Bumi Indonesia 2025 resmi dibuka pada Sabtu malam, 23 Agustus 2025, di Kantor Kemenko 3. Acara ini dihadiri oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dan Ketua Yayasan El John Indonesia, Johnnie Sugiarto. Dengan tema 'Wujudkan Bumi Lestari', ajang ini tidak hanya menonjolkan kecantikan para finalis, tetapi juga menyampaikan pesan penting mengenai pelestarian lingkungan.

Peserta dan Penghargaan

Sebanyak 125 finalis dari seluruh Indonesia berkompetisi untuk meraih gelar utama serta kategori penghargaan lainnya. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, lima finalis berhasil meraih gelar utama sebagai berikut:

  • Alexandra Matahari – Putri Bumi Indonesia (Peringkat Pertama)
  • Vina Putri – Putri Pangan Indonesia (Peringkat Kedua)
  • Olivia Nur Ramadhani – Putri Agrikultur Indonesia (Peringkat Ketiga)
  • Jenifer Angelica – Putri Flora dan Fauna Indonesia (Peringkat Keempat)
  • Iqtironia Khamlia – Putri Energi Hijau Indonesia (Peringkat Kelima)

Kolaborasi dan Pesan Pelestarian

Selain pemilihan pemenang, acara ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan teater Lirakwana yang mengajak para finalis untuk mengusung pesan pelestarian ekosistem. Slogan 'Save Flora and Fauna Kalimantan' menjadi sorotan utama dari pertunjukan ini.

Dukungan untuk Pembangunan Berkelanjutan

Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Putri Bumi Indonesia 2025 mendukung visi pembangunan berkelanjutan IKN sebagai kota hutan. Ia menekankan pentingnya keberanian dalam mengambil keputusan untuk mencapai keberhasilan. Dalam pidatonya, ia juga mengajak semua pihak untuk menyampaikan informasi yang benar mengenai pembangunan IKN.