DPRD Kotim Dukung Pasar Ramadhan Tingkatkan Ekonomi UMKM
Sampit (ANTARA) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah Rimbun mendukung dan mengapresiasi penyelenggaraan Pasar Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai motor penggerak ekonomi bagi pelaku UMKM.
“Kita memberikan apresiasi kepada panitia, juga kepada pemerintah daerah, bagaimana memberikan kesempatan kepada UMKM dan juga warga kita untuk melayani semua yang menjalankan ibadah puasa,” kata Rimbun di Sampit, Jumat.
Rimbun menjelaskan, kehadiran pasar tahunan ini dinilai sebagai langkah nyata dalam memperkuat sektor usaha kecil di tengah momentum bulan suci. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan panitia sangat krusial untuk memfasilitasi kebutuhan ekonomi masyarakat.
Legislator ini menekankan bahwa keberhasilan Pasar Ramadhan bukan hanya dari sisi perdagangan, melainkan dari kuatnya kebersamaan antarpemangku kepentingan. Sinergi yang terjalin mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun daerah.
“Jadi Pasar Ramadhan ini adalah suatu sinergitas kita semua, baik dari pemerintah daerah, semua elemen, masyarakat, juga kepada pedagang. Harmonisasi ini diharapkan dapat menciptakan iklim usaha yang positif dan berkelanjutan bagi warga Sampit,” tuturnya.
Pasar Ramadhan di Kotim tahun ini dilaksanakan di dua titik tapi masih dalam kawasan yang sama, yakni di Jalan S Parman dan Jalan Yos Sudarso kawasan Taman Kota Sampit.
Dengan diikuti sekitar 130 pedagang kuliner, wadah ini sangat membantu warga untuk melayani sesama yang sedang menjalankan ibadah puasa untuk mencari menu berbuka puasa maupun baik non muslim untuk berburu kuliner tradisional yang jarang ditemui di hari biasa.
Ia melihat potensi besar pada perdagangan kuliner dan kue tradisional yang menjadi ciri khas setiap bulan Ramadhan. Untuk itu, ia berharap momentum ini tidak hanya mendongkrak omzet, tetapi juga melestarikan jajanan tradisional khas daerah.
“Sektor pedagang makanan dan kue diharapkan mendapat keuntungan signifikan selama pasar ini yang berlangsung sebulan penuh. Ini juga membuktikan bahwa kita bersama-sama menginginkan bisa mensejahterakan kita semua, terutama kepada UMKM,” demikian Rimbun.




