Bupati Soroti Kemiskinan dan Anggaran dalam Safari Ramadan di Wanasaba
Sumber Foto: RRI.co.id
Sosial

Bupati Soroti Kemiskinan dan Anggaran dalam Safari Ramadan di Wanasaba

Jurnal Indonesia - RRI.CO.ID, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin didampingi Forkopimda dan sejumlah pimpinan OPD melanjutkan Safari Ramadan Pemerintah Daerah Tahun 1447 H/2026 M. Kali ini, kunjungan ke masyarakat Dusun Gerisak, Desa Wanasaba Daya, Kecamatan Wanasaba dengan Safari Ramadhan berlangsung di Masjid At-Taqwa Dusun Gerisak.

Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi angka kemiskinan di Kecamatan Wanasaba yang dinilainya relatif kecil. Ia menyebut hal tersebut tidak terlepas dari kemampuan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi yang dimiliki, khususnya di sektor pertanian dan peternakan.

“Alhamdulillah angka kemiskinan di Wanasaba ini kecil. Artinya masyarakatnya mampu memaksimalkan potensi yang ada, baik di sektor pertanian maupun peternakan,” ujarnya Rabu, 25 Februari 2026.

Selain Wanasaba, Bupati juga menyebut Kecamatan Sembalun sebagai salah satu wilayah yang dinilai bebas dari kemiskinan. Ia berharap semakin banyak kecamatan di Lombok Timur yang mampu mengoptimalkan potensi daerahnya sehingga angka kemiskinan dapat terus ditekan.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengungkapkan bahwa selama hampir satu tahun kepemimpinannya, ia nyaris tidak pernah menghadiri undangan kegiatan keagamaan. Hal tersebut, menurutnya, karena fokusnya untuk memperjuangkan tambahan anggaran dari pemerintah pusat di tengah keterbatasan fiskal daerah.

“Karena kita mau bangun Lombok Timur ini. Karena kita kurang uang dan kita tahu bahwa uang itu adanya di Menteri-menteri di Jakarta, karena di Pak Menterilah ada uang itu," jelasnya.

Ia menyebut salah satu hasil dari upaya tersebut adalah hadirnya program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dengan nilai anggaran Rp 23 miliar. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan di Lombok Timur.

Selain KNMP, Bupati juga menyinggung keberadaan SPPG yang tidak hanya memberikan asupan makanan bagi siswa sekolah, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

“Kalau semua masyarakat Lombok Timur dapat bekerja, pekerjaan, maka ini salah satu bukti bahwa kita akan menuju kesejahteraan. Kita insyaallah akan sejahtera,” ujarnya optimistis.

Di samping itu, Pemerintah Daerah juga tengah berkomunikasi dengan pemerintah pusat terkait 97 ribu warga yang namanya dihapus sebagai peserta BPJS Kesehatan. Pemda mengupayakan agar masyarakat tersebut dapat kembali diakomodasi sebagai penerima bantuan iuran dari pemerintah pusat.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk menyemarakkan bulan Ramadan dengan penuh kegembiraan dan kebersamaan. Safari Ramadan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan OPD, antara lain Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, Dinas PUPR, Dinas Dukcapil, Bappeda, dan BPKAD. Hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesra, staf ahli Bupati, serta para kepala bagian lingkup Setda Lombok Timur.