Bojan Hodak Evaluasi Kinerja Penalti Persib Bandung
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyoroti catatan buruk timnya dalam mengeksekusi penalti setelah kemenangan tipis 1-0 atas Bangkok United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Rabu (10/12) malam WIB. Meskipun timnya meraih hasil positif, kegagalan penalti kembali menjadi sorotan.
Kemenangan dengan Catatan Kegagalan Penalti
Dalam pertandingan tersebut, Persib memiliki kesempatan untuk unggul lebih awal melalui tendangan penalti yang dieksekusi oleh Uilliam Barros di menit kelima. Namun, sepakan Barros justru mengenai tiang gawang. Gol penentu kemenangan Persib dicetak oleh Ramon Tanque menjelang babak pertama berakhir.
Catatan Penalti yang Buruk
Dengan kegagalan tersebut, Persib tercatat telah gagal mengeksekusi penalti sebanyak empat kali musim ini. Sebelumnya, tim ini juga mengalami kegagalan dua kali dalam pertandingan melawan PSIM Yogyakarta di Super League pada akhir Agustus, serta satu kali saat menghadapi Persita Tangerang. Situasi ini membuat Hodak merasa resah, meskipun dia tetap memberikan pujian atas performa tim.
Pujian di Tengah Kekecewaan
“Di pertandingan kali ini tim kami bermain baik. Namun, kami kembali tidak bisa menghasilkan gol dari titik penalti, dan catatan itu sudah empat kali sejauh ini. Ini adalah pertandingan kelima dalam kurun waktu 20 hari, dan kami melakukan beberapa perubahan,” ungkap Hodak. Dia juga mencatat bahwa atmosfer pertandingan sangat luar biasa dan hasil ini menjadi catatan positif bagi sepak bola di Indonesia.
Persiapan Menuju Super League
Hodak kini harus segera mempersiapkan timnya untuk laga Super League yang akan datang, di mana Persib akan bertandang ke Stadion Kie Raha untuk menghadapi Malut United pada Minggu (14/12) siang WIB. Waktu persiapan yang terbatas menjadi tantangan tersendiri bagi tim besutannya.




