VNeID: Pilar Utama Transformasi Digital Vietnam Menuju Masyarakat Tanpa Kertas
Sumber Foto: Vietnam.vn
Teknologi

VNeID: Pilar Utama Transformasi Digital Vietnam Menuju Masyarakat Tanpa Kertas

Dalam perjalanan transformasi digital Vietnam, aplikasi VNeID telah muncul sebagai salah satu pilar terpenting, yang mengubah cara warga, bisnis, dan instansi pemerintah mengakses layanan publik, melakukan transaksi, dan memverifikasi identitas elektronik mereka.

Pada awal tahun 2025, jangkauan VNeID telah mencapai setiap sudut kehidupan sosial, menjadi alat yang sangat diperlukan di ponsel pintar puluhan juta warga Vietnam.

VNeID (singkatan dari "Vietnam Electronic Identification") adalah aplikasi identifikasi elektronik seluler yang dikembangkan oleh Pusat Data Kependudukan Nasional, di bawah Kementerian Keamanan Publik Vietnam. Aplikasi ini secara resmi diluncurkan oleh Kementerian Keamanan Publik pada tanggal 18 Juli 2022.

Pada tahun 2025, VNeID tidak lagi hanya berupa aplikasi identifikasi elektronik dan dompet elektronik seperti pada awalnya, tetapi akan menjadi "kunci digital" terintegrasi multi-layanan, yang berkontribusi pada terwujudnya pemerintahan digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital.

Dari "Dompet Kertas" hingga Ekosistem Digital Komprehensif, yang menjadi "tulang punggung" proses transformasi digital.

Sementara periode 2022-2023 menyaksikan VNeID berfokus pada digitalisasi dokumen pribadi dasar seperti Kartu Identitas Warga Negara (KTP), SIM, dan kartu asuransi kesehatan, tahun 2025 menandai lompatan maju dalam hal fitur integrasi dan efisiensi aplikasi praktis.

VNeID kini telah menjadi platform komprehensif untuk transaksi administratif dan sipil. Konsep "satu sentuhan" terwujud sepenuhnya berkat dukungan VNeID. Warga negara kini dapat mendaftarkan tempat tinggal, mengesahkan dokumen, mengajukan perpanjangan SIM, mentransfer kepemilikan kendaraan, dan lain sebagainya, di Portal Layanan Publik Nasional menggunakan VNeID tanpa perlu mengunjungi pusat layanan "satu atap", menyelesaikan prosedur dari jarak jauh hanya dengan satu akun yang teridentifikasi.

Masyarakat dapat menyelesaikan prosedur check-in maskapai penerbangan melalui aplikasi VNeID di ponsel pintar mereka, alih-alih menggunakan dokumen kertas tradisional (Foto: Nam Anh).

Peran VNeID dalam transformasi digital semakin menonjol karena aplikasi ini membantu menghubungkan pemerintah, bisnis, dan warga negara secara lancar. Basis data warga negara telah terhubung dengan banyak kementerian, departemen, dan daerah, tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi manajemen administrasi tetapi juga mempromosikan ekonomi digital.

Dengan basis data yang "akurat, lengkap, bersih, dan aktif", VNeID telah menjadi filter yang efektif untuk transaksi e-commerce dan perbankan, secara efektif mencegah penipuan online dan rekening bank "sampah". Platform e-commerce juga mulai mewajibkan verifikasi akun penjual melalui aplikasi VNeID, membantu membersihkan lingkungan bisnis online dan melindungi hak konsumen terhadap barang palsu dan barang berkualitas rendah.

Menurut data terbaru dari Kementerian Keamanan Publik, basis data penduduk nasional kini berisi 107 juta catatan data warga negara, terhubung ke 15 kementerian dan 34 daerah, dan telah menerima 2,1 miliar permintaan verifikasi. Aplikasi VNeID saat ini memiliki 67 juta akun yang teridentifikasi secara elektronik dan mengintegrasikan 50 layanan publik.

Berdasarkan keberhasilan dan efektivitasnya saat ini, Kementerian Keamanan Publik telah mengusulkan peningkatan VNeID menjadi "platform super digital nasional," yang menjadi titik akses tunggal, memberikan pengalaman yang lancar alih-alih mengharuskan warga untuk menggunakan beberapa aplikasi terpisah.

Tantangan yang harus diatasi sebelum VNeID dapat menjadi "platform super nasional"

Saat ini, VNeID sebanding dengan SingPass Singapura atau Aadhaar India – sistem identitas digital yang umum di seluruh dunia. Meskipun Singapura menggunakan SingPass untuk mengakses lebih dari 400 layanan publik dan swasta, dan India melayani lebih dari satu miliar orang dengan Aadhaar, VNeID berada di jalur yang tepat untuk menjadi platform utama dalam perjalanan transformasi digital negara tersebut.

Namun, hingga saat ini, VNeID belum benar-benar menjadi "platform super" karena orang masih harus menggunakan banyak aplikasi berbeda untuk setiap layanan, seperti aplikasi VSSID untuk asuransi kesehatan, VNeTraffic untuk mengelola kendaraan pribadi, eTax Mobile untuk pengelolaan pajak, dan lain sebagainya, sehingga belum mendapatkan pengalaman yang mulus.

Untuk mengatasi keterbatasan ini, sistem politik perlu terlibat dalam membangun ekosistem data terbuka, membantu meningkatkan VNeID menjadi platform digital super nasional, dan mengintegrasikan fitur-fitur secara penuh untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kekuatan yang memungkinkan VNeID berkembang menjadi "aplikasi super nasional" terletak pada faktor-faktor berikut: data populasi yang akurat dan tersinkronisasi, kebijakan pemerintah yang konsisten, dan pendekatan yang berpusat pada pengguna. Kombinasi ini tidak hanya memberikan kemudahan dan transparansi, tetapi juga membantu menjembatani kesenjangan antara warga dan pemerintah, serta antara daerah perkotaan dan pedesaan, dalam mengakses layanan publik.

Tahun 2025 menandai titik balik bagi VNeID dalam proses transformasi digitalnya. VNeID telah jauh melampaui peran sebagai aplikasi identifikasi elektronik sederhana dan telah menjadi alat penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Masa depan masyarakat tanpa kertas, dengan layanan publik yang sederhana dan cepat, semakin jelas. Dalam gambaran ini, setiap ponsel pintar dengan VNeID terpasang dipandang sebagai "paspor" bagi setiap warga negara untuk memasuki era digital.