Perjanjian New START AS-Rusia Berakhir, Batas Senjata Nuklir Hilang dan Dunia Waspada
Sumber Foto: Tribun Video
Internasional

Perjanjian New START AS-Rusia Berakhir, Batas Senjata Nuklir Hilang dan Dunia Waspada

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Perjanjian pengendalian senjata nuklir antara Rusia dan Amerika Serikat berakhir pada Kamis (5/2/2026), meningkatkan kekhawatiran bahwa dunia sedang menuju kebuntuan paling berbahaya dalam beberapa dekade.

Untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad, runtuhnya Perjanjian New START akan menghapus semua batasan terhadap dua negara dengan persenjataan nuklir terbesar di dunia itu.

Para analis menyebut, tiadanya pengendalian senjata nuklir dapat memicu perlombaan senjata besar-besaran, seperti dilaporkan Daily Mirror.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pihaknya siap untuk terus mematuhi batasan perjanjian tersebut selama satu tahun lagi jika Amerika Serikat melakukan hal yang sama.

Namun, Presiden AS Donald Trump sejauh ini menolak untuk berkomitmen.

Trump mengatakan, menginginkan kesepakatan di masa depan melibatkan China juga.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan Trump ingin mempertahankan batasan senjata nuklir, tetapi juga mengajak China untuk bernegosiasi.

Ia menambahkan bahwa presiden akan memutuskan “sesuai jadwalnya sendiri”.