Laba Perumda BPR Galuh Ciamis Naik 975% Berkat Transformasi Digital dan Fokus pada UMKM
Jakarta, TopBusiness – Perumda BPR Galuh Ciamis milik Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat terus memperkuat posisinya sebagai lembaga intermediasi keuangan daerah yang adaptif dan modern.
Dalam ajang penjurian TOP BUMD Awards 2026, manajemen memaparkan strategi transformasi bisnis, penguatan tata kelola, serta kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ciamis.
Mengusung tema “Menuju Bank Berkualitas untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Ciamis”, BPR Galuh Ciamis menegaskan komitmennya menjadi institusi kebanggaan masyarakat Tatar Galuh. Dan ini terbukti dari kinerja BPR sepanjang 2025 lalu.
Direktur Utama Perumda BPR Galuh Ciamis, Usman Ependi, menegaskan bahwa pihaknya memahami posisi perusahaan yang secara permodalan dan aset masih relatif kecil. Namun hal tersebut tidak mengurangi optimisme untuk terus bertumbuh.
“Kami memahami bahwa secara permodalan dan jumlah aset masih relatif kecil, namun hal tersebut tidak mengurangi semangat dan optimisme yang tinggi untuk terus tumbuh dengan tetap meningkatkan profesionalisme dan tata kelola guna menjaga eksistensi dan keberlangsungan bisnis BPR,” ungkap dia di depan dewan juri saat penjurian TOP BUMD Awards 2026 yang digelar Majalah TopBusiness secara daring, Rabu (19/2/2026).
Hadir dalam penjurian TOP BUMD Awards 2026 ini mendampingi Usman Ependi adalah Taufan Nugraha sebagai Kabag Kredit dan M. Jafar Sidik selaku Kabag SDM & Umum.
Visi perusahaan adalah menjadi BPR kebanggaan masyarakat Tatar Galuh Ciamis. Untuk mewujudkannya, manajemen menjalankan misi sebagai lembaga intermediasi jasa keuangan yang andal dan profesional, memberikan pelayanan prima, melakukan inovasi sesuai kebutuhan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan pegawai, serta berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tumbuh di Tengah Dinamika
Didirikan pada 3 Februari 1975 dengan nama Bank Karya Produksi Desa Kecamatan Lakbok, lembaga ini telah melalui berbagai fase transformasi hingga resmi menjadi Perumda BPR Galuh Ciamis pada 2022 berdasarkan izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
BACA JUGA: Berkat Digitalisasi, Kinerja RSUD Maria Walanda Maramis Kian Efisien dan Berkelanjutan
Selama perjalanannya, bank ini telah melewati berbagai krisis nasional. Namun ketahanan organisasi menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan usaha.
Dalam membangun profesionalisme, manajemen menerapkan budaya kerja I.D.E.A.L (Integritas, Disiplin, Etika, Adaptif, Loyal) sebagai nilai inti organisasi.
Kinerja 2025 menunjukkan tren positif. Aset per akhir 2025 mencapai Rp31,85 miliar atau naik 16,84% secara tahunan atau year on year (yoy). Kredit yang diberikan mencapai Rp26,96 miliar atau naik 10,39% yoy.
Dengan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tabungan terealisasi 94,30% dari target. Ketidaktercapaian ini dipengaruhi proses rekrutmen funding yang tidak dilakukan di awal tahun serta adanya peralihan dana ke deposito.
Sebaliknya, deposito justru melampaui target hingga 121,30%, menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat. Atau sebesar Rp6,34 miliar dari tahun sebelumnya di angka Rp4,48 miliar.
Penyaluran kredit terealisasi 97,20% dari target. Permintaan kredit ASN dari tunjangan penghasilan pegawai tidak direalisasikan secara selektif, serta adanya persaingan suku bunga dengan bank umum.
Dari sisi rasio keuangan, hampir seluruh indikator membaik, meski NPL Gross meningkat menjadi 15,33%. Namun manajemen terus memperbaiki kualitas kredit melalui optimalisasi penanganan kredit bermasalah oleh tim remedial dan penguatan sistem maintenance kredit.
Yang paling menonjol adalah lonjakan laba bersih. Dari Rp55,26 juta pada akhir 2024, laba melonjak menjadi Rp594,23 juta pada 2025 atau melejit hingga 975,21%.
“Capaian laba bersih tahun 2025 dari target sebesar Rp570.000.000 terealisasi sebesar Rp594.235.520 atau sebesar 104,25% dari target anggaran tahun 2025. Terlampauinya tahun 2025 karena semakin baiknya tata kelola perkreditan sehingga pengelolaan kualitas kredit lancar dan penyelesaian kredit NPL terus diperbaiki,” beber Usman.
Transformasi Digital dan Kontribusi ke Daerah
Menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis, Perumda BPR Galuh Ciamis melakukan transformasi digital. Manajemen telah menghadirkan layanan QRIS untuk cash in serta meluncurkan aplikasi mobile Saku by Bank Galuh pada 2025.
BACA JUGA: Kinerja Mentereng di 2025, Bank Kalsel Bangun Mesin Pertumbuhan dari Human Capital dan Digital Banking
Aplikasi ini memungkinkan nasabah melakukan cek riwayat transaksi, pembuatan virtual account, pembayaran e-wallet, dan PPOB.
Selain itu, pengembangan aplikasi internal Core Operational dilakukan untuk mempercepat akses layanan data dan meningkatkan efisiensi pengarsipan. “Langkah ini menegaskan komitmen kami menjadi BPR yang adaptif, modern, dan terpercaya,” kata dia.
Transformasi ini tidak hanya berdampak pada layanan, tetapi juga pada penguatan branding perusahaan dan perluasan akses transaksi yang tidak lagi terpaku pada hari kerja.
Selain menggenjot digitalisasi dalam rangka perkuat inovasi, BPR Galur yang merupakan BUMD yang 100% dimiliki Pemerintah Kabupaten Ciamis ini memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi daerah.
Sepanjang 2025, kredit kepada UMKM mencapai Rp8,399 miliar, tersebar pada berbagai produk seperti Kredit Usaha Mandiri, Kredit Usaha Cinta Galuh, Kredit B’Smart, Kredit Multiplan PMI, dan Kredit Mapan Galuh.
Produk Kredit Usaha Cinta Galuh (Kuaci Galuh) diluncurkan untuk mendukung ketahanan pangan dan produktivitas hortikultura, dengan skema kredit kecil tanpa agunan namun tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Di sektor inklusi keuangan, manajemen bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis untuk edukasi menabung sejak dini melalui produk Tabungan SiPintar.
“Selama periode 2022–2025, aset BPR tumbuh sebesar 62,24%, dengan rata-rata kenaikan tiga tahun terakhir sebesar 20,74%. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat dan pertumbuhan perusahaan yang baik,” jelas dia.
Selain mendorong sektor riil, perusahaan juga konsisten memberikan kontribusi terhadap PAD dalam lima tahun terakhir.
Penguatan SDM dan Tata Kelola
Dalam aspek tata kelola, peringkat komposit menunjukkan predikat 3 (Cukup Sehat). Manajemen terus memperkuat fungsi pengawasan, kepatuhan, dan manajemen risiko.
Peningkatan kompetensi SDM juga dilakukan melalui pendidikan internal dan eksternal, serta digitalisasi kebijakan agar mudah diakses seluruh pegawai. Evaluasi kinerja rutin dilakukan guna memastikan keselarasan strategi bisnis dengan pengelolaan SDM.
BACA JUGA: Sasar Ultra Mikro, Bank DKI Pimpin Sindikasi untuk PNM Rp 4 T
Hasilnya tercermin pada tingkat kepuasan nasabah yang mencapai 99,01% dari 1.722 responden survei.
Dengan struktur pengurus yang minimal—satu Dewan Pengawas dan satu Direktur Utama—manajemen tetap mampu menjaga pertumbuhan perusahaan secara signifikan.
Optimisme Menuju Bank Berkualitas
Bagi Usman Ependi, capaian 2025 menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh. Berbagai inisiatif telah dibuka, mulai dari peluang kredit bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), kredit konstruksi (property), hingga perluasan kerja sama strategis.
Digitalisasi sistem operasional dan sistem pengaduan nasabah juga telah diterapkan guna memperkuat fondasi organisasi. Dengan fondasi tata kelola yang terus diperbaiki, inovasi layanan digital, serta komitmen terhadap UMKM dan ekonomi daerah, Perumda BPR Galuh Ciamis menegaskan arah transformasinya: menjadi bank daerah berkualitas yang adaptif dan dipercaya masyarakat Tatar Galuh.
Tags: Perumda BPR Galuh Ciamis TOP BUMD Awards 2026
Previous Post
Menteri Maman: Pemulihan UMKM Pascabencana Sumatera Tunjukkan Progres Nyata
Next Post
ASLC Antisipasi Meningkatnya Permintaan Mobil Bekas Jelang Lebaran 2026
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *
Comment
Name *
Email *
Website




