Kemenekraf Tingkatkan Eksposur Musik Indonesia Melalui Kolaborasi Global
Kemenekraf berkolaborasi dengan penyelenggara acara musik untuk meningkatkan eksposur talenta musik Indonesia di pasar global, membuka peluang baru bagi musisi Tanah Air.
00:15:23
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) aktif membahas kolaborasi strategis guna memperluas jangkauan talenta serta karya musik Indonesia ke pasar internasional. Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan eksposur musisi lokal di panggung global.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyambut baik inisiatif penyelenggaraan festival musik terintegrasi. Strategi promosi digital lintas negara diharapkan mampu menjangkau audiens yang lebih luas.
Diskusi ini melibatkan perwakilan penyelenggara acara dan produksi musik, Sang Juara Project Limited, pada Kamis (19/2) di Jakarta. Kemenekraf menegaskan komitmennya dalam mendukung promosi musik Indonesia.
Strategi Kemenekraf Perkuat Eksposur Musik Indonesia di Dunia
Kemenekraf menyatakan kesiapannya untuk membantu memperkenalkan talenta musik Indonesia ke panggung global. Hal ini dilakukan melalui kolaborasi promosi digital dan penguatan jejaring yang lebih luas. Program Akselerasi Kreatif (AKTIF) Musik juga mendukung kolaborasi internasional berbasis komunitas.
Irene Umar menekankan pentingnya inisiatif festival musik yang terintegrasi dengan promosi digital lintas negara. Pendekatan ini sejalan dengan upaya Kemenekraf untuk mendorong pertumbuhan ekosistem musik berkelanjutan.
Selain itu, pertemuan tersebut turut membahas penguatan data, kurasi talenta, dan strategi promosi terpadu. Tujuannya adalah untuk meningkatkan jangkauan musik Indonesia di pasar global secara efektif.
Pemberian ruang bagi talenta baru melalui showcase, open mic, dan aktivasi komunitas juga menjadi fokus utama. Langkah ini krusial untuk memastikan rantai ekosistem musik dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
Peran Sang Juara Project dalam Membawa Musisi Lokal ke Hong Kong
Sang Juara Project Limited, sebuah perusahaan penyelenggara acara dan produksi musik yang berbasis di Hong Kong, berperan aktif dalam mempromosikan musisi Indonesia. Perusahaan ini terdaftar resmi pada 23 April 2024 dan bermula dari komunitas penyanyi berbakat Indonesia.
Manajer acara Sang Juara, Kenneth Hans Periatna, menjelaskan bahwa perusahaan ini membawa artis-artis lokal ke Hong Kong. Mereka beroperasi "dari komunitas untuk komunitas" untuk mengenalkan karya musisi Indonesia.
Sang Juara Project telah sukses menyelenggarakan beberapa acara besar di Hong Kong. Contohnya, mereka pernah mengundang NDX A.K.A dan DJ Panda yang menarik 7.000 penonton dalam sehari. Ambyar Music Fest 2025 juga berhasil menghadirkan Denny Caknan dengan 14.000 penonton.
Acara-acara tersebut secara khusus ditujukan untuk segmen penonton pekerja Indonesia di Hong Kong. Ini menunjukkan potensi besar pasar diaspora Indonesia untuk musik Tanah Air.
ADVERTISEMENT
Ekspansi Musik Religi dan Dukungan Kolaborasi Internasional
Manajer umum Sang Juara Project Limited, Kevin Frans Periatna, mengungkapkan rencana untuk mengadakan pertunjukan musik religi di Hong Kong. Inisiatif ini menargetkan sekitar 140 majelis taklim yang ada di wilayah tersebut.
Mereka berencana membawa Ustad AA Hilman dan Haddad Alwi pada tanggal 26 April 2026 untuk mengayomi komunitas religi. Harapannya, musik religi dari Indonesia dapat dikenal lebih luas di kancah internasional.
Sang Juara Project Limited juga menyampaikan kebutuhan akan dukungan promosi dan fasilitasi kolaborasi lintas negara. Ini penting untuk meningkatkan panggung bagi talenta musisi Indonesia di luar negeri.
Kolaborasi seperti ini menjadi jembatan penting bagi musisi Indonesia untuk menembus pasar global. Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut.
Sumber: AntaraNews
ADVERTISEMENT




