Duet Bupati-Wabup Situbondo Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan dalam Setahun
Sumber Foto: Ketik.com
Sosial

Duet Bupati-Wabup Situbondo Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan dalam Setahun

Nusantara

Daerah

Internasional

Politik & Pemerintahan

Hukum & Kriminal

Ekonomi & Bisnis

Pendidikan

Kesehatan

Olahraga

Sains dan Teknologi

Lifestyle

Otomotif

Opini

Photo

Lowongan Kerja

Wisata & Kuliner

Transparan

Ketik Sosok

Ketikers

Selengkapnya >>

Follow our social media:

Event:

Kanal:

Home

Populer

Ketik Loker

Kanal

Setahun Duet Bupati-Wabup Situbondo, Angka Kemiskinan Menurun

20 Februari 2026 16:57 20 Feb 2026 16:57

Heru Hartanto, Mustopa

Redaksi Ketik.com

Suasan konferensi pers Keberhasilan Pemkab Situbondo selama satu tahun, Jumat 20 Februari 2026 (Foto: Heru Hartanto /Ketik.com)

Daerah

KETIK, SITUBONDO – Setahun sudah duet Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah. Dalam kurun waktu satu tahun, angka kemiskinan menurun dan pembangunan sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Mas Rio, panggilan akrabnya menjadi pemimpin Situbondo bermodalkan rekam jejaknya sebagai pendiri sekaligus konsultan politik di Politika Research & Consulting (PRC) yang tidak memiliki latar belakang dan pengalaman birokrasi.

Namun, langkah Mas Rio ketika mencalon diri bersama Mbak Ulfi berhasil menumbangkan petahana Bupati Karna Suswandi dengan selisih perolehan suara hanya 13.697 suara dalam Pemilihan Kepala Daerah Situbondo.

“Ketika bertarung, saya dan Mbak Ulfi mampu menumbangkan seorang pemimpin yang sangat kuat dari segi politik, terutama dalam birokrasi,” jelas alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember ini.

Lebih lanjut, Mas Rio di hadapan sejumlah wartawan mengatakan bahwa, dalam kurun satu tahun di era kepemimpinannya banyak tantangan yang dihadapinya.

“Sesuatu yang baru pasti butuh masa menyesuaian. Karena saya tidak punya background birokrat, background konsultan politik, tentu dunia pemerintahan kabupaten sesuatu yang baru bagi saya,” bebernya.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu, tantangan yang menghalang di depan bisa diatasi dengan baik.

“Pertama, tantangan politik yang harus saya hadapi, yakni partai pengusung. Alhamdulillah, tantangan ini bisa dilalui dengan bersatunya PPP dan PKB. Para masyayikh, kiai-kiai juga mendukung saya. Kemudian, partai nasionalis juga sangat mendukung," jelasnya.

Mas Rio mengatakan bahwa, di awal kepemimpinnya pada 2025 berjalan lancar. Program visi misi program prioritas juga diterima teman-teman SKPD Pemkab Situbondo.

“Pada perubahan anggaran tahun 2025, saya bersama Mbak Ulfi terus menyusun program perioritas yang kami janjikan saat pencalonan,” jelas Mas Rio.

Lebih lanjut, Mas Rio mengatakan, seiring dengan berjalannya waktu, 11 janji politik tersebut sudah dibuktikan, hanya satu yang belum bisa direalisasikan, yakni menghadirkan Sheila On 7 di Kabupaten Situbondo.

“Sebelas janji politik saya dan Mbak Ulfi sudah kita realisasikan. Seperti, Pelayanan Kesehatan Gratis Tanpa Batas (Berantas), penyaluran ambulan, penurunan angka kemiskinan dan lainnya,” kata Mas Rio.

Selanjutnya, imbuh Mas Rio, indikator makro ekonomi menunjukkan hasil luar biasa. Pertumbuhan ekonomi Situbondo pada triwulan ketiga 2025 yakni 6,16 persen.

Pertumbuhan ekonomi ini mengungguli Kabupaten Jember, yakni 5,83 persen, Banyuwangi 5,72 persen, dan Lumajang 5.05 persen.

“Meskipun di tengah pengurangan anggaran dari pemerintah pusat. Tapi kepemimpinan saya dam Mbak Ulfi bisa lampaui itu semua. Ini saya anggap hasil dari mengatasi tantangan politik, tantangan sosial, dan tantangan birokrasi. Target utama pasangan Rio-Ulfi, yakni mengurangi angka kemiskinan,” tegas Mas Rio.

Di tahun 2025, lima bulan pasangan Mas Rio dan Mbak Ulfi menjabat sebagai Pemimpin Kabupaten Situbondo, angka kemiskinan 0,34 persen dari 11,51 persen menjadi 11,17 persen.

“Penurunan angka kemiskinan ini dicapai disaat pemerintahan transisi dan saya tidak akan berbicara yang sipatnya material, tapi banyaknya penghargaan dan capaian-capaian yang di dapat Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo merupakan salah satu langkah keberhasilan,” jelas Mas Rio.

Untuk menggapai keberhasilan menurunan angka kemiskinan, kata Mas Rio, pihaknya tidak mengambil langkah ekstrem gonta-ganti kepala dinas, tapi melakukan pendekatan akomudatif.

“Saya dan Mbak Ulfi setelah menjabat tidak keburu-buru melakukan pelantikan atau gonta-ganti kepala dinas, tapi yang saya lakukan yakni pendekatan akomudatif. Karena kepala-kepala dinas ini lah yang akan mengejawantahkan misi visi kami berdua,” tuturnya.

Evaluasi atas capaian yang telah diraih Pemerintah Kabupaten Situbondo selama setahun ini, imbuh Mas Rio, maka kepala-kepala dinas harus mempercepat langkahnya agar Situbondo naik kelas bisa tercapai dengan baik.

“Yang menjadi kendala saat ini, yaitu mencari Kepala Dinas Pertanian, Dinas Sosial, Perpustakaan dan Dinas Peternakan serta Perikan bukan hal yang mudah, karena di empat dinas tersebut merupakan basis kita untuk kepentingan masyarakat," tegasnya.

Capaian keberhasilan setahun Pemerintah Kabupaten Situbondo berkat kerja keras yang kompak kepala-kepala OPD Pemkab Situbondo dalam menuangkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Situbondo dalam menurunkan angka kemiskinan, angka pengangguran dan lain sebagainya. (*)

Tags:

Setahun Duet Bupati dan Wabup Situbondo Angka Kemiskinan menurun Berbagai penghargaan Digapai situbondo

Baca Juga:

Situbondo Raih Penghargaan Top Regency in Public Health Center Services

Baca Juga:

Camat Asembagus Hadiri Aksi Bersih-Bersih Sampah Pantai

Baca Juga:

Ketua GOW Situbondo Serahkan Penghargaan kepada Vindy dan Vellencia

Baca Juga:

Pelatihan Desain Grafis Disnaker Situbondo Diikuti 20 Peserta

Baca Juga:

Bimtek Menulis 2026, Ini Kata Ketua TP PKK Situbondo

Berita Lainnya oleh Heru Hartanto

28 April 2026 11:35

KPK di Situbondo: Ingatkan Pejabat Kelola APBD Sesuai SOP, Ajak Warga Ikut Mengawasi

27 April 2026 22:18

Bupati Situbondo Gercep Tinjau Korban Kebakaran di Banyuputih, Tiga Rumah Akan Diperbaiki

27 April 2026 14:47

Tingkatkan Akurasi Data, Bapperida Situbondo Sosialisasikan Pemutakhiran DTKP

27 April 2026 10:47

Peringati Hari Otonomi Daerah 2026, Bupati Situbondo Tegaskan Komitmen Sukseskan Pembangunan Nasional

26 April 2026 09:39

Wabup Situbondo Lepas Peserta Prabu#7 Muotain Bike 2026

25 April 2026 19:13

Ini Kata Camat Asembagus, Ketika Dampingi Ketua Yayasan Kanker Situbondo Salurkan Bantuan

Berita Terbaru

28 April 2026 22:41

Dzunnurain Archery Lumajang Sabet 4 Emas di Segar Archery Championship 2026

28 April 2026 22:36

Cilacap Siapkan 12 Ribu Vaksin PMK Jelang Idul Adha 1447 H

28 April 2026 22:31

Babinsa dan Warga Jatibanteng Situbondo Gotong Royong Perbaiki Jalan Menuju DAM Setimbo

28 April 2026 21:36

Tjiwi Kimia, Umsida, dan DLHK Sidoarjo Kolaborasi Solusi Persoalan Lingkungan

28 April 2026 21:34

Soal Tragedi KA Bekasi Timur, Komisi VI DPR RI HM Nasim Khan Minta Perbaikan Sistem Keselamatan

28 April 2026 21:10

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Cilacap, Anggota DPR RI Novita Wijayanti Bangga Daerahnya Dapat Perhatian Langsung RI 1

Trending

Perjuangan Orang Tua Dampingi Anak UTBK di Universitas Brawijaya, Tanpa Bimbel Andalkan Doa dan Semangat

Warga Kota Malang Luput Perhatian Pemerintah, Rumah Tak Layak Huni tapi Masuk Desil 6

Marak Rokok Ilegal, Ratusan Tenaga Magang di Pabrik Sampoerna Pacitan Tak Dilanjutkan

Warga Jatiroyom Pemalang Geruduk Balai Desa, Tuntut Transparansi dan Mundurnya Perangkat Desa

Cempedak Private Island, Kepulauan Riau, Hotel Terbaik Dunia 2026 dengan Sensasi Menginap di Pulau Tropis Tanpa AC

Redaksi Ketik.com

Close modal

Heru Hartanto

Editor Ketik

di Situbondo

Berita Editor

Mustopa

Editor Ketik

di Surabaya

Berita Editor

Media Kolaborasi Indonesia

© 2026 PT. Ketik Media Siber

All Rights Reserved.

Redaksi

About Us

Verifikasi Dewan Pers

Pedoman Media Siber dan Kode Prilaku

Disclaimer

Privacy & Policy

Karier

Pedoman Media Siber dan Kode Prilaku

Disclaimer

Privacy & Policy

Karier