Waktu Terbaik Puasa Rajab dan Keutamaan Ibadahnya
JURNAL SOREANG - Bulan Rajab 2025/1446 H tengah bergulir, jika Anda melewatkan puasa di hari pertama, masih memiliki kesempatan melaksanakan ibadah puasa di bulan mulia tersebut. Bulan ketujuh dalam penaggalan Hijriyah ini menjadi satu dari emapt bulan haram yang disebutkan dalam Al-Quran.
Maksud bulan Haram adalah bulan mulia, Bulan Rajab disebutkan sebagai salah satunya sebagaimana disabdakan dalam Al-Quran Surah At Taubah ayat 36:
اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا
الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ
Artinya: Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah duabelas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauh Mahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dna bumi, diantaranya ada empat bulan haram. Itulah ketetapan agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalaimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan pergilan orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pu memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesunguhnya Allah bersama oang-orang yang bertakwa.
Dalam konteks spiritual, Rajab adalah waktu yang baik untuk merenung, memperbaiki diri, dan memperbanyak amal ibadah.
Dengan segala keistimewaannya, Rajab menjadi momentum bagi umat Muslim untuk lebih dekat kepada Allah.
Sebagai bulan mulia, maka umat muslim hendaknya memulikan bulan Rajab, begitulah nasihat yang diungkap Mbah Moen. Kiai kharismatik tersebut menjelaskan menegnai cara memuliakan bulan Rajab.
Salah satu cara memulikan bulan Rajab menurut nasihat Mbah Moen ialah dengan melaksanakan ibadah pausa di hari-hari bulan tersebut.
bahkan jika hanya mampu satu hari saja, ganjaran yang didapatkan begitu luar biasa.
"Iki Rejeb, sampean mulaiaake, seng urung puoso yo kudu pusoso sesok, wong kapan puoso wulan rejeb, sedino wae dijanji melbu suargo, iku muliane wulan rajab," kata Mbah Moen.
(Ini Bulan Rajab, kamu seharusnya mmeuliakannya, yang belum berpuasa ya berpuasalah besok, barang siapa berpuasa di Bulan Rajab, satu hari saja, dijanjikan masuk surga, itu mulianya Bulan Rajab).
" Man shoma yauman min rajaba syaqoullahu syaroban ahma miasal wa abyado millaban, aathyaba minal misk, wong gelem puoso sedina Wulan Rejeb sesok diombeni ombe-ombe lewih manis timbang madu, lebih putih timbang susu, lewih wangi timbang minyak misk," terang Mbah Moen.
(Barang siapa mau puasa satu hari di Bulan Rajab, besokakan diberi minuman yang manisnya melebihi madu, putihnya melebihi susu, dan harumnya melebihi aroma minyak misk).
Dalam kesempatan lain Kiai asal Rembang tersebut menjelaskan perihal waktu terbaik menjalankan pausa Rajab.
Mbah Moen menuturkan bahw tanggal 1 hinga 10 merupakan tanggal terbaik untuk menjalankan pausa tersebut.
Bila tak sanggup melaksanakn pausa selama 10 hari berturut-turut di awla Bulan Rajab, maka bisa dilaksnakaan dua hari. Waktu pelaksanaannya pada tanggal 1 dan 10 Bulan Rajab.
Mbah Moen menegaskan bahwa jika hanya mmapu melaksankaan puasa 1 hari saja makan berpausalah pada tanggal 10 Rajab.
Seperti dijelaskan Mbah Mone sebelumnya bahwa pausa 1hari saja di Bulan Rajab akan mendaptakan ganjaran begitu luar biasa.
Itulah keteranga Mbah Moen mengenai puasa Rajab yang meliputi waktu terbaik pelaksanaannya hingga fadilahnya.




