Transparansi Data Kunci Cegah Korupsi di Samarinda
SAMARINDA — Pemerintah Kota Samarinda menegaskan komitmennya memperkuat keterbukaan informasi publik sebagai langkah strategis dalam mencegah korupsi. Wali Kota Samarinda, Andi Harun dalam peringatan HAKORDIA 2025 menyebut transparansi sebagai “senjata paling efektif” dalam mencegah penyimpangan.
Menurutnya, seluruh dokumen perencanaan dan anggaran daerah harus bisa diakses masyarakat, mulai dari APBD hingga rencana kerja perangkat daerah.
“Dokumen-dokumen ini bukan milik pemerintah, tetapi milik publik. Hak masyarakat adalah tahu ke mana arah pembangunan kita,” tegas Andi Harun Kamis (20/11/2025).
Ia menyoroti bahwa praktik manipulasi data anggaran tidak boleh lagi terjadi. Dengan sistem transparan, semua pihak dapat mengawasi proses pengelolaan keuangan secara lebih kuat dan objektif.
Andi Harun menegaskan bahwa setiap tindakan korupsi selalu meninggalkan jejak.
“Korupsi itu tidak pernah bersih. Pasti ada jejaknya. Dan sistem yang terbuka akan membuat jejak itu semakin mudah terlihat,” katanya.
Ia juga mengapresiasi peran media sebagai pengawas eksternal yang berkontribusi menjaga keterbukaan informasi publik. Menurutnya, jurnalis memiliki kedudukan penting dalam mendorong pemerintahan bersih.
“Kita harus melayani, bukan menghalangi,” ujarnya.




