PT KAI dan Kemenhaj Jalin Kerja Sama Transportasi Jemaah Haji
Sumber Foto: Jurnal Borneo
Jurnal Utama

PT KAI dan Kemenhaj Jalin Kerja Sama Transportasi Jemaah Haji

JAKARTA – Kementerian Haji (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) mulai menjajaki kerja sama strategis dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Kolaborasi ini bertujuan untuk mengintegrasikan layanan transportasi domestik dan sistem logistik jemaah haji agar lebih efisien dan nyaman.

Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan formal pada Selasa (31/3/2026). Fokus utama pembicaraan meliputi potensi penggunaan moda kereta api untuk mobilisasi jemaah dari daerah asal menuju embarkasi, serta penguatan distribusi bagasi secara terpadu.

Dalam pertemuan tersebut, PT KAI menawarkan skema transportasi berbasis rel yang dinilai mampu mengurangi kepadatan lalu lintas jalan raya selama musim haji. Penggunaan kereta api dianggap memberikan kepastian jadwal, baik pada fase keberangkatan maupun kepulangan jemaah.

Direktur Jenderal PE2HU, Jaenal Effendi, menegaskan bahwa penguatan ekosistem haji harus dilakukan melalui sinergi lintas sektor, bukan secara parsial.

“Perlu sinergi dengan berbagai pihak, termasuk sektor transportasi dan logistik, agar layanan kepada jemaah semakin optimal, terintegrasi, dan berorientasi pada kenyamanan. Kereta api berpotensi menjadi solusi mobilisasi yang lebih tertib,” ujar Jaenal di Jakarta.

Selain pengangkutan orang, kerja sama ini menyasar sektor logistik melalui anak usaha KAI, yaitu PT Kereta Api Logistik (KALOG).

Layanan ini diproyeksikan untuk menangani distribusi bagasi jemaah dari daerah asal langsung ke embarkasi, sehingga jemaah tidak lagi dibebani urusan barang bawaan saat dalam perjalanan.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, menyatakan kesiapan infrastruktur pihaknya dalam mendukung kebutuhan tersebut.

“KAI Logistik memiliki kapabilitas menyediakan layanan menyeluruh, termasuk penanganan bagasi jemaah haji secara lebih tertata dan efisien. Kami siap memberikan kemudahan bagi jemaah,” kata Aniek.

Keselamatan dan Ketepatan WaktuPihak KAI menekankan bahwa keunggulan utama moda kereta api terletak pada keteraturan jadwal dan kepastian waktu tempuh. Hal ini sangat krusial dalam mendukung kelancaran pergerakan jemaah yang terikat dengan jadwal penerbangan di embarkasi.

Penggunaan moda transportasi PT Kereta Api Indonesia (Persero) sudah dijalankan oleh Divisi Regional I Sumatera Utara dengan menyediakan Kereta Api Luar Biasa (KLB) bagi rombongan VVIP jemaah Haji Labuhanbatu, relasi Stasiun Rantauprapat-Medan.

KLB merupakan kereta api yang dapat disewa pelanggan KA, dimana pelanggan dapat menentukan jenis kereta api, jadwal, serta stasiun keberangkatan dan kedatangan.