Menkop Dorong Koperasi Jadi Pondasi Ekonomi Kerakyatan Indonesia
Sumber Foto: Jurnal Patroli News
Jurnal Utama

Menkop Dorong Koperasi Jadi Pondasi Ekonomi Kerakyatan Indonesia

JurnalPatroliNews – Bandung – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa program pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia merupakan langkah konkret implementasi ekonomi kerakyatan yang menjadi esensi dari Prabowonomics.

Hal tersebut disampaikan Menkop saat menjadi narasumber dalam Seminar Nasional bertajuk Prabowonomics, Demokrasi, dan Arah Republik ke Depan yang diselenggarakan di Aula Barat Kampus ITB, Bandung, Kamis (5/3/2026).

Menurut Ferry, ideologi ekonomi yang dibangun dalam bingkai Prabowonomics mencerminkan keinginan Presiden Prabowo Subianto untuk mengoreksi arah perekonomian nasional.

Pemerintah menilai sistem ekonomi saat ini cenderung terlalu liberal dan kapitalistik, sehingga perlu dikembalikan pada jalur ekonomi kerakyatan melalui wadah koperasi.

Ia menekankan bahwa koperasi kini telah ditempatkan sebagai program strategis nasional dalam struktur pemerintahan saat ini.

Menkop menjelaskan bahwa akar pemikiran Prabowonomics sejatinya bersumber dari gagasan tokoh bangsa, yakni RM Margono Djojohadikusumo dan Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo. Ideologi ekonomi kedua tokoh tersebut dikenal dengan corak sosialis religius.

Oleh karena itu, kesuksesan program Kopdes Merah Putih dianggap sebagai pertaruhan eksistensi koperasi di masa depan Indonesia.

Lebih lanjut, Ferry meyakini pentingnya mengembalikan kedaulatan ekonomi kepada rakyat sesuai dengan amanat Pasal 33 UUD 1945.

Dalam pandangannya, demokrasi politik harus berjalan selaras dengan demokrasi ekonomi melalui semangat gotong royong dan keadilan sosial yang tertuang dalam ekonomi Pancasila.

Koperasi diposisikan bukan sekadar lembaga keuangan, melainkan alat perjuangan ekonomi untuk memberikan ruang kepemilikan aset bagi masyarakat luas.

Dalam diskusi yang sama, filsuf Universitas Indonesia, Rocky Gerung, turut memberikan perspektif mengenai kedudukan koperasi dalam konstitusi.

Rocky menjelaskan bahwa meskipun konstitusi memberikan ruang bagi akumulasi modal melalui korporasi dan kemakmuran bersama melalui BUMN, aspek kehidupan ekonomi yang berpihak pada rakyat kecil hanya dapat diakomodasi oleh koperasi.

Rocky menegaskan bahwa koperasi merupakan manifestasi dari semangat solidaritas kemanusiaan (human solidarity) yang memperkuat struktur sosial masyarakat.

Dengan menempatkan koperasi sebagai sokoguru perekonomian, pemerintah diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh lapisan rakyat Indonesia.

Ekonomi Kerakyatan Ekonomi Pancasila Ferry Juliantono ITB Bandung Koperasi Merah Putih MENKOP prabowonomics Rocky Gerung

Writer: RedEditor: Ar

Ikuti Kami

Navigasi pos

Pos sebelumnya BGN Tegaskan Kepala Daerah Bisa Rekomendasikan Penutupan Dapur MBG yang Langgar Aturan

Pos berikutnya Woouw..Seleksi Dirjen Imigrasi Diulang, Ex Kabais Pertanyakan Transparansi