Jalan Utama KIPP IKN Hampir Selesai, Tingkatkan Konektivitas Pusat Pemerintahan
Sumber Foto: Jurnal Borneo
Jurnal Utama

Jalan Utama KIPP IKN Hampir Selesai, Tingkatkan Konektivitas Pusat Pemerintahan

NUSANTARA — Jaringan jalan utama di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) saat ini hampir rampung dikerjakan. Pembangunan ruas Jalan 1B–1C, yang menjadi tulang punggung konektivitas antar kawasan strategis, sudah berada ditahap akhir dan mulai membentuk pola akses utama di pusat pemerintahan baru Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Aswin Grandiarto Sukahar, melalui keterangan tertulis yang diterima Jurnalborneo, Jumat (9/1/2026).

Dijelaskan, Pembangunan jaringan jalan tersebut dilaksanakan melalui tujuh paket pekerjaan (Paket A–G) dengan rata-rata progres pembangunan telah mencapai 99 persen.

Adapun progres pembangunan masing-masing paket adalah sebagai berikut:

1. Paket A dengan progres 99%, merupakan jalan pada Seksi 1 sepanjang 1,3 km yang menghubungkan Rusun ASN 1 hingga ke arah Lapangan PSSI.

2. ⁠Paket B dengan progres 100%, merupakan jalan pada Seksi 2 sepanjang 1,9 km yang akan melewati beberapa persil strategis, termasuk Sekolah Al-Azhar.

3. ⁠Paket C dengan progres 100%, merupakan jalan pada Seksi 3 sepanjang 1,8 km yang melayani akses menuju kawasan pendidikan, seperti Sekolah Taruna Nusantara.

4. ⁠Paket D dengan progres 100%, merupakan jalan pada Seksi 5 sepanjang 2,2 km yang mendukung konektivitas antar kawasan persil investasi pergudangan sunhub.

5. ⁠Paket E dengan progres 99%, merupakan jalan lingkar PSSI sepanjang 2,2 km yang menghubungkan Lapangan PSSI dan RS Mayapada.

6. ⁠Paket F dengan progres 100%, merupakan jalan sepanjang 2,5 km yang menghubungkan sisi samping dan lanjutan jalan tol Seksi 6C, melewati persil menuju RS Abdi Waluyo serta terhubung dengan exit Tol Pulau Balang.

7. ⁠Paket G dengan progres 100%, merupakan jalan sepanjang 1 km pada Seksi 4 yang mengarah ke Sekolah Taruna Nusantara.

Aswin menilai ruas Jalan 1B–1C memiliki peran strategis dalam mendukung fase awal operasional kawasan inti. Menurutnya, jalan tersebut akan menjadi penghubung utama bagi kawasan-kawasan yang saat ini sudah mulai terisi aktivitas pembangunan dan layanan publik.

“Ruas ini menghubungkan sejumlah persil penting seperti kampus Universitas Gunadarma, SMA Taruna Nusantara, hingga rumah sakit,” katanya.

Dia menyebut, keberadaan jalan itu akan memperlancar akses logistik selama proses pembangunan, membuka peluang investasi, dan ke depan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai jalur utama di dalam KIPP.

Dengan hampir rampungnya Jalan 1B–1C, pola jaringan transportasi internal di KIPP IKN mulai terbentuk secara utuh.