Peningkatan Kunjungan ke IKN Didukung oleh Pemandu Wisata Lokal
Sumber Foto: Jurnal Borneo
Jurnal Nusantara

Peningkatan Kunjungan ke IKN Didukung oleh Pemandu Wisata Lokal

Ibu Kota Nusantara (IKN) menyaksikan peningkatan jumlah kunjungan, khususnya pada akhir pekan dan saat libur hari besar. Untuk memberikan pengalaman yang lebih mendalam kepada pengunjung, sejumlah pemandu wisata lokal telah disiapkan untuk mendampingi perjalanan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.

Pemandu wisata ini berasal dari kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan merupakan warga lokal yang dilibatkan sebagai relawan oleh Direktorat Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN. Saat ini, terdapat sekitar 25 orang Pemandu Wisata Nusantara yang bertugas di kawasan tersebut, di mana 20 di antaranya telah memperoleh sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Risa Astuti, salah satu pemandu wisata, menyatakan bahwa kesempatan ini merupakan pengalaman berharga karena mereka terlibat langsung dalam memperkenalkan IKN kepada masyarakat. "Bisa menjadi pemandu di IKN tentu membanggakan. Kami bertemu pengunjung dari berbagai daerah dan ikut memperkenalkan perkembangan ibu kota baru ini," ujarnya.

Sebelum memulai tugas, para pemandu telah menjalani pelatihan dan program pemagangan selama kurang lebih satu tahun. Mereka biasanya berada di dalam bus listrik yang membawa pengunjung berkeliling kawasan, sambil memberikan penjelasan mengenai berbagai lokasi penting, mulai dari nama bangunan hingga cerita di balik pembangunan ibu kota baru tersebut.

Dengan adanya pemandu wisata, pengunjung diharapkan tidak hanya melihat pembangunan fisik, tetapi juga memahami fungsi dan makna dari berbagai kawasan yang ada di ibu kota baru Indonesia.

Salah satu pengunjung, Rafi, menyatakan bahwa ia awalnya hanya ingin berwisata ke IKN bersama keluarganya. Namun, ia merasa terbantu dengan kehadiran pemandu wisata yang memberikan penjelasan selama perjalanan. "Awalnya cuma ingin jalan-jalan saja ke IKN. Ternyata di bus ada pemandu yang menjelaskan nama-nama tempat dan cerita di balik bangunannya, jadi kunjungannya terasa lebih menarik," ungkapnya.