Konvergensi Program Lintas Sektor Dukung Penanggulangan Kemiskinan di Palangka Raya
BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan tidak dapat dilakukan secara parsial oleh satu instansi saja.
Ia menekankan pentingnya konvergensi program lintas sektor agar intervensi yang diberikan pemerintah tepat sasaran dan memberikan dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, harmonisasi langkah antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) adalah syarat mutlak dalam memutus mata rantai kemiskinan.
Ia menjelaskan strategi konvergensi ini untuk menyatukan berbagai sumber daya dan anggaran yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.
"Dengan koordinasi yang solid, diharapkan tidak ada lagi tumpang tindih program maupun wilayah yang terabaikan. Fokus utamanya adalah memastikan setiap penduduk kurang mampu mendapatkan akses layanan dasar secara utuh dan berkelanjutan," katanya, Kamis, 19 Februari 2026.
Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa data yang akurat menjadi fondasi utama dalam menjalankan program konvergensi ini.
Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya melakukan pemutakhiran data terpadu kesejahteraan sosial agar bantuan yang disalurkan, baik berupa subsidi maupun pelatihan keterampilan, benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan.
Pemanfaatan data tunggal ini diharapkan mampu meminimalkan margin kesalahan dalam penyaluran bantuan di lapangan.
Selain intervensi langsung, Achmad Zaini juga mendorong penguatan sektor ekonomi mikro melalui kolaborasi dengan sektor swasta dan perbankan.
Ia menilai bahwa bantuan modal dan pendampingan bagi pelaku UMKM di kantong-kantong kemiskinan akan menciptakan kemandirian ekonomi.




