Kepala Desa Kunir Inisiasi Kursus Bahasa Jepang untuk Tingkatkan Kesempatan Kerja
Jurnal Indonesia - Kepala Desa Kunir, Supono, meluncurkan program kursus Bahasa Jepang gratis untuk membantu warganya yang kesulitan mencari pekerjaan. Program ini bertujuan membekali pemuda lokal agar siap bersaing dalam kesempatan magang dan kerja di Jepang.
Awal Kejadian
Supono menginisiasi kursus ini sebagai respons terhadap tingginya angka pengangguran di desanya. Dengan menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) SO Momiji Gakuen dari Kabupaten Batang, Supono memastikan program ini memiliki jalur yang jelas dan aman menuju Jepang.
Perkembangan
Kursus dimulai pada Januari 2026 dan berlangsung lima hari dalam seminggu di rumah Supono, yang disulap menjadi ruang kelas. Sebanyak 20 pemuda setempat terdaftar dalam dua sesi belajar, mempelajari materi Bahasa Jepang hingga tingkat lanjutan dalam waktu 3 hingga 4 bulan. Biaya kursus dipatok sebesar Rp 700 ribu per bulan, jauh lebih murah dibandingkan lembaga pelatihan di luar kota.
Kondisi Terakhir
Meski baru berjalan sebentar, hasilnya mulai terlihat. Sejumlah 10 peserta telah lolos tahap wawancara di LPK SO Momiji Gakuen dan bersiap menuju Tokyo. Salah satu peserta, Isnaeni Suciati Latifah, mengungkapkan rasa optimisnya terhadap program ini yang dianggap sangat membantu dalam mengurangi biaya pendidikan dan meningkatkan kesempatan kerja di luar negeri.




