Pentingnya Kombinasi Jus dengan Sumber Protein saat Puasa
Sumber Foto: RRI.co.id
Lifestyle

Pentingnya Kombinasi Jus dengan Sumber Protein saat Puasa

Jurnal Indonesia - RRI.CO.ID, Jakarta - Diet dengan hanya mengonsumsi jus saat berbuka puasa dan sahur dinilai kurang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh secara seimbang. Pola makan tersebut memang diperbolehkan selama puasa, tetapi tetap harus memperhatikan kecukupan gizi agar tubuh tetap sehat.

Dilansir laman Halodoc, ahli menyarankan jus dikombinasikan dengan sumber protein seperti kacang-kacangan atau yogurt agar kebutuhan nutrisi lebih terpenuhi. Meskipun terasa mengenyangkan, konsumsi jus saja berisiko membuat tubuh kekurangan energi selama menjalankan ibadah puasa.

Selain itu, kebutuhan nutrisi penting seperti lemak, protein, karbohidrat, serta berbagai zat gizi lainnya tidak dapat dipenuhi secara optimal. Jika seseorang hanya mengonsumsi jus sepanjang waktu berpuasa, berbagai masalah kesehatan berpotensi muncul akibat ketidakseimbangan asupan nutrisi.

Para ahli menganjurkan konsumsi buah dan sayuran setidaknya dua takaran saji setiap hari selama menjalani puasa. Pola makan saat Ramadan memungkinkan pembagian porsi tersebut antara waktu berbuka puasa dan saat sahur.

Karbohidrat kompleks juga dianjurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan energi tubuh setelah seharian berpuasa. Sumber karbohidrat seperti nasi merah atau roti gandum dapat memberikan energi lebih stabil dibandingkan makanan manis atau pencuci mulut.

Selain karbohidrat, konsumsi daging tanpa lemak atau alternatif lain seperti ikan, telur, serta kacang-kacangan juga disarankan. Sumber protein tersebut penting untuk melengkapi kebutuhan gizi agar menu makan menjadi lebih seimbang selama bulan puasa.

Untuk sahur, asupan protein dari daging rendah lemak, ikan, atau susu rendah lemak juga dibutuhkan tubuh. Selain itu, buah dan sayur kaya serat, vitamin, serta mineral dianjurkan agar rasa kenyang bertahan lebih lama selama puasa.