Konser Akustik Warga Binaan Rutan Banyumas, Tunjukkan Proses Pembinaan Kepribadian
Jurnal Indonesia - PR JATENG - Sore yang biasanya dipenuhi aktivitas santai warga mendadak berubah menjadi panggung inspirasi. Dari halaman luar Rutan Banyumas, alunan musik religi menggema lembut, menghadirkan suasana syahdu sekaligus penuh harapan dalam kegiatan bertajuk "Akustik Sore Menginspirasi".
Kegiatan ini merupakan bagian dari program AKSI Rubamas Berbagi Kasih dan Inspiratif, sebuah ruang ekspresi bagi warga binaan untuk menunjukkan hasil pembinaan kepribadian yang selama ini dijalankan di dalam rutan.
Empat warga binaan yang tergabung dalam Rubamas Band tampil sederhana dengan format akustik. Namun di balik kesederhanaan itu, tersimpan cerita perjuangan, penyesalan, dan tekad untuk berubah. Lagu-lagu religi yang dibawakan bukan sekadar hiburan, tetapi refleksi perjalanan batin para personel.
Kepala Rutan, Sigit Purwanto, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen rutan dalam membangun manusia seutuhnya.
"Kami ingin masyarakat melihat bahwa di balik tembok rutan, ada proses pembinaan yang sungguh-sungguh. Warga binaan bukan hanya menjalani hukuman, tetapi juga menjalani proses perbaikan diri. Musik hari ini adalah bukti nyata perubahan itu," ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi sarana mempersiapkan warga binaan dalam proses reintegrasi sosial agar siap kembali ke tengah masyarakat dengan identitas baru yang lebih positif.
Suasana semakin mengharukan saat sesi talkshow dimulai. Salah satu personel Rubamas Band, FT (25), membagikan kisahnya tentang bagaimana ia menemukan kembali semangat hidup melalui pembinaan kepribadian.




