AS Tingkatkan Kehadiran Militer di Timur Tengah, Siapkan Dua Kapal Induk dan Ratusan Jet Tempur
Jurnal Indonesia - Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat memperbesar kehadiran militernya di Timur Tengah secara signifikan.
Pentagon mengerahkan dua gugus tempur kapal induk dan ratusan pesawat tempur di tengah meningkatnya tekanan terhadap Iran.
Baca: Wakil Presiden AS Sesumbar Serangan Washington ke Iran Takkan Picu Perang Bekepanjangan
Langkah ini dilakukan saat Presiden Donald Trump kembali memperingatkan bahwa opsi militer terbuka jika negosiasi soal program nuklir Iran gagal.
Trump menegaskan, tanpa kesepakatan yang tegas, konsekuensinya akan serius.
Para analis menilai Gedung Putih memiliki sejumlah pilihan.
Baca: Warga Yunani Takut Kena Serangan Balasan Iran jika Perang Pecah, Minta Kapal Induk AS Hengkang
Mulai dari serangan presisi ke sistem pertahanan udara Iran hingga target strategis tingkat tinggi.
Namun, mereka mengingatkan risiko balasan Iran bisa memicu konflik regional yang lebih luas.
Di lapangan, kapal induk USS Abraham Lincoln bersama tiga kapal perusak sudah berada di Laut Arab sejak akhir Januari.
Baca: Iran Tak Main-main Persiapkan Perang AS! Gelar Latihan Tempur Besar-besaran Pakai Rudal Canggih
Gugus tempur ini membawa sekitar 5.700 personel tambahan.
Tak lama berselang, kapal induk terbesar dunia, USS Gerald R. Ford, juga diperintahkan menuju kawasan tersebut.
Kapal induk ini membawa tiga kapal perusak dan lebih dari 5.000 personel.
Baca: Iran Jawab Tuntutan Utama AS Demi Hindari Perang, Tegaskan Komitmen Takkan Kembangkan Senjata Nuklir
Total kehadiran Angkatan Laut AS kini mencapai sedikitnya 16 kapal perang.
Lebih dari 100 jet tempur, termasuk F-35, F-22, F-15, dan F-16, juga terdeteksi bergerak ke Timur Tengah dan pangkalan Eropa. (Tribun-Video.com/apnews.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di apnews.com dengan judul Militer AS membangun kekuatan kapal perang dan pesawat terbang terbesar di Timur Tengah dalam beberapa dekade terakhir
Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Ardrianto SatrioUtomo
Sumber: Sumber Lain




