Tiari Bintang: Menyemarakkan Musik Bali di Usia 43
Jurnal Indonesia - Yang menarik, penampilan Tiari dalam video klip lagu Ulian Cinta sempat menjadi sorotan karena dinilai cukup seksi dengan mengenakan handuk.
DENPASAR, NusaBali
Penyanyi Bali, Tiari Bintang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-43 pada 24 Februari lalu. Di usia yang menurutnya sudah ‘pantas dianggap dewasa’, Tiari tetap menjalani hidup dengan semangat yang sama: keluarga, bisnis, dan musik berjalan beriringan.
“Astungkara baik-baik ya, sehat-sehat buat kita. Kebetulan kemarin tanggal 24, tiang baru merayakan ulang tahun tiang yang ke-43 tahun. Asik, sudah tua ya,” ujarnya sambil tertawa, saat dihubungi NusaBali, Minggu (1/3).
Tiari merupakan ibu dari tiga anak yang kini telah beranjak dewasa. Pemilik nama asli Ni Luh Putu Eni Arya Hastiari juga dikenal sebagai istri musisi Bali Made Bawa alias Lolot, serta putri dari musisi legendaris Nonok. Latar belakang keluarga inilah yang membuat dunia musik sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari hidupnya sejak lama.
Di tengah kesibukannya sebagai ibu rumah tangga, Tiari juga aktif mengelola bisnis barbershop yang sudah hampir tujuh tahun berjalan. Kini ia memiliki dua cabang bernama Komet Barbershop Bali.
Meski disibukkan dengan keluarga dan usaha, dunia musik tetap menjadi panggilan jiwanya. “Tiang mengusahakan tetap aktif di dunia musik karena memang itu jiwa tiang. Untuk fokus semuanya tiang sama, kita balansikan keluarga, bisnis sama musik,” ungkapnya.
Belakangan, Tiari kembali mencuri perhatian lewat proyek cover lagu Ulian Cinta ciptaan Nanoe Biroe, yang dibawakan bersama Tunik Rodja dan Anggi. Ide kolaborasi tersebut datang dari kedua rekannya.
“Kebetulan ini ide dari Tunik Rodja sama Anggi yang ngajak tiang nyanyi bareng. Tiang habis rekaman, keluar lagu Ulian Cinta yang kita cover bertiga. Sejauh ini tanggapannya oke,” jelasnya.
Yang menarik, penampilannya dalam video klip lagu tersebut sempat menjadi sorotan karena dinilai lebih seksi dari biasanya. Namun Tiari menegaskan, konsep tersebut sudah dirancang sejak awal produksi. “Itu sudah terkonsep sebelum syuting. Tiang hanya mengikuti skrip, di setiap scene harus bagaimana,” ujarnya.
Menurut Tiari, penilaian soal seksi sangat subjektif. “Kalau orang bilang seksi ya itu menurut mereka. Kalau ada yang anggap berlebihan, ya itu hak mereka. Semua tergantung mata memandang,” katanya santai.
Ia pun menegaskan, tak ada perubahan prinsip dalam dirinya. “Tiari Bintang yang dulu sama dengan yang sekarang. Tidak ada istilah dulu malu-malu atau sekarang lebih berani.”
Soal respons keluarga, ia memastikan sang suami, khususnya, tak mempermasalahkan konsep tersebut. “Biasa saja, tidak ada yang berlebihan bagi dia. Aman-aman saja.”
Nama Tiari sendiri sempat melejit saat berduet dengan Tu Krisna KIS lewat lagu Sabar yang populer di kalangan penikmat musik Bali. Kini, ia juga kerap tampil bersama Lolot Band dengan membawakan lagu Swalapatra di berbagai panggung hiburan.
Di usia 43 tahun, Tiari mengaku tak lagi mengejar target besar di industri musik. “Tiang tidak ada target muluk. Jalan saja. Yang penting bisa bernyanyi dan orang-orang ikut menikmati lagu tiang, itu sudah kepuasan luar biasa. Tiang hanya ingin menyenangkan banyak orang,” ungkapnya.
Selain proyek cover, Tiari juga telah merilis sejumlah karya yang dapat dinikmati melalui kanal YouTube Tiari Bintang 24, termasuk lagu-lagu ciptaan sang suami.
Menutup perbincangan, Tiari mengajak masyarakat untuk terus mendukung musisi lokal Bali. “Tetaplah mendukung karya anak Bali, musisi berbahasa Bali. Karya-karya kita itu oke-oke kok. Harusnya kita saling dukung saja,” pesannya. * isu




