Pemkot Malang Perketat Pengawasan Makanan Takjil Selama Ramadan
Sumber Foto: TIMES Malang
Ekonomi

Pemkot Malang Perketat Pengawasan Makanan Takjil Selama Ramadan

MALANG – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menginstruksikan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk melakukan pengetesan sampel makanan di pasar-pasar takjil selama Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keamanan pangan bagi masyarakat.

Wahyu mengatakan, dirinya telah menginstruksikan Dinkes melalui jajaran puskesmas untuk melakukan pengecekan secara berkala ke sejumlah titik penjualan takjil.

“Ada. Saya sudah minta Dinas Kesehatan melalui puskesmas untuk mengecek keliling. Tahun lalu kan ditemukan ada beberapa makanan yang zat pewarnanya terlalu banyak,” ujar Wahyu, Sabtu (21/2/2026).

Ia menegaskan, temuan tahun sebelumnya menjadi evaluasi agar pengawasan tahun ini lebih diperketat. Salah satu opsi yang dinilai efektif adalah dengan melakukan lokalisasi atau pemusatan pasar takjil di satu kawasan tertentu.

Menurutnya, jika pedagang terpusat di satu lokasi, proses pengawasan dan pengambilan sampel akan lebih mudah dilakukan dibandingkan dengan kondisi pasar takjil yang tersebar di berbagai titik.

“Kalau kita lokalisir di satu tempat, itu akan lebih mudah mengeceknya daripada mereka liar atau tersebar,” ungkapnya.

Meski demikian, Wahyu memastikan bahwa pengujian sampel tetap akan dilakukan meskipun pasar takjil masih tersebar. Namun, ia mengakui keterbatasan tenaga menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.

“Kalau tiap hari keliling terus dengan tempat yang menyebar di mana-mana, itu kan menyulitkan. Karena kita juga memiliki keterbatasan tenaga,” tegasnya.

Pemkot Malang berharap, dengan pengawasan rutin dan pengetesan sampel makanan, masyarakat dapat merasa aman dan nyaman saat membeli takjil untuk berbuka puasa.

“Ini kita lakukan sebagai bahan evaluasi dan menjamin makanan atau takjil aman bagi masyarakat yang mengkonsumsi,” ucapnya.