Bank Jateng Raih Laba Rp1,4 Triliun, Didorong Fokus pada Pengentasan Kemiskinan
Jurnal Indonesia - KABAR TEGAL - PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Tengah atau Bank Jateng mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp1,4 triliun, tertinggi di antara Bank Pembangunan Daerah se-Indonesia.
Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Bhimasena Hall Kantor Pusat Bank Jateng, Jalan Pemuda, Kota Semarang, Jumat, 27 Februari 2026.
Gubernur Jawa Tengah, , menyebut kinerja Bank Jateng menunjukkan fundamental yang kuat dan tata kelola yang sehat.
" Bank Jateng itu bank (BPD) paling sehat di seluruh Indonesia," ujarnya.
Laba usaha tersebut selanjutnya didistribusikan dalam bentuk dividen kepada para pemegang saham, yakni Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serta pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Tengah, dan sebagian dialokasikan sebagai cadangan umum guna memperkuat struktur permodalan.
Sebagai pemegang saham pengendali (PSP), Ahmad Luthfi meminta jajaran direksi terus meningkatkan performa pada 2026, termasuk memperluas kontribusi terhadap program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), pengentasan kemiskinan, penanganan kebencanaan, serta dukungan terhadap program strategis pemerintah daerah.
"Jawa Tengah sangat menarik sekali untuk sentral pembangunan nasional. Saya ingin kekompakan teman-teman (Bupati dan Wali Kota) tetap kita jaga dan pertahankan," katanya.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah sekaligus Dewan Komisaris Bank Jateng, , menambahkan bahwa sepanjang 2025 Bank Jateng berhasil mempertahankan predikat sebagai bank sehat dengan pengelolaan perusahaan yang dinilai optimal.




