Tren Diet Ekstrem di Tiongkok: Mengunyah Makanan Sambil Menutup Mulut dengan Plastik
Sumber Foto: Kabar6.com
Lifestyle

Tren Diet Ekstrem di Tiongkok: Mengunyah Makanan Sambil Menutup Mulut dengan Plastik

Jurnal Indonesia - Kabar6-Sebuah tren diet yang disebut ekstrem karena memicu kekhawatiran kalangan medis, viral di media sosial Tiongkok, di mana sejumlah anak muda terekam menutup mulut dengan plastik pembungkus makanan saat makan, demi menghindari asupan kalori.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, melansir timesofindia, para pelaku tren tersebut membungkus mulut mereka dengan plastik bening, lalu berpura-pura mengunyah makanan tanpa benar-benar menelannya. Setelah proses ‘mengunyah’ selesai, makanan pun dikeluarkan dan dibuang. Praktik ini diklaim sebagai cara untuk ‘menipu otak’ agar merasa kenyang tanpa benar-benar mengonsumsi kalori.

Plastik pembungkus makanan dikatakan berfungsi sebagai penghalang fisik agar makanan tidak masuk ke tubuh, sementara aktivitas mengunyah diyakini cukup untuk memicu sensasi kenyang.

Namun, klaim tersebut langsung menuai kritik dari para ahli kesehatan, dengan menegaskan bahwa mensimulasikan proses makan tanpa menelan makanan tidak memberikan energi maupun nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Sebaliknya, kebiasaan itu dinilai berpotensi meningkatkan dorongan makan berlebihan di kemudian hari karena tubuh tetap berada dalam kondisi kekurangan asupan.

Sejumlah pakar juga memperingatkan, tren tersebut menunjukkan gejala perilaku yang mengarah pada gangguan makan, seperti bulimia dan anoreksia.

Selain risiko gangguan makan, praktik mengunyah plastik pembungkus juga berpotensi menyebabkan paparan mikroplastik.

Kontroversi pun meluas, dengan banyak warganet dan tenaga medis menyerukan perlunya edukasi publik terkait bahaya diet ekstrem yang tidak berbasis sains.

Otoritas kesehatan setempat belum mengeluarkan pernyataan resmi, namun para ahli menekankan pentingnya pendekatan penurunan berat badan yang sehat dan terukur, bukan dengan mengikuti tren daring yang berisiko membahayakan kesehatan fisik maupun mental.(ilj/bbs)