Tips Diet Sehat Selama Ramadan Agar Berat Badan Stabil
Parapuan.co - Selama bulan Ramadan, pola makan berubah secara drastis. Waktu makan yang biasanya tersebar sepanjang hari menjadi terbatas hanya saat berbuka hingga sahur.
Perubahan ini kerap membuat sebagian orang justru mengalami kenaikan berat badan, gangguan pencernaan, hingga mudah lemas. Padahal, jika dijalani dengan tepat, Ramadan bisa menjadi momentum untuk menerapkan diet sehat yang membuat tubuh lebih bugar dan terkontrol.
Agar diet selama Ramadan tetap seimbang dan tidak melenceng dari tujuan kesehatan, berikut 10 aturan penting yang dapat diterapkan seperti melansir Atlas University Hospital!
1. Awali Berbuka dengan Air dan Sup
Setelah seharian berpuasa, tubuh membutuhkan cairan terlebih dahulu. Mulailah berbuka dengan air putih, lalu lanjutkan dengan sup hangat. Sup membantu “membangunkan” sistem pencernaan secara perlahan.
Setelah makan, beri jeda sekitar 5–10 menit sebelum melanjutkan ke menu utama. Cara ini membantu mencegah rasa kantuk berlebihan, kembung, gangguan pencernaan, serta lonjakan gula darah yang drastis.
2. Makan Perlahan dan Kunyah dengan Baik
Saat berbuka, rasa lapar sering membuat kita makan terlalu cepat. Padahal, makan perlahan dan mengunyah dengan baik membantu tubuh mengenali rasa kenyang, memperbaiki proses pencernaan, serta mengurangi risiko makan berlebihan yang bisa menggagalkan program diet.
3. Pilih Metode Memasak yang Lebih Sehat
Hindari makanan yang digoreng atau dimasak dengan banyak minyak. Sebagai gantinya, pilih metode memasak seperti merebus, memanggang, atau membakar. Teknik ini membantu mengurangi asupan lemak berlebih tanpa mengurangi cita rasa makanan.




