Setahun Kepemimpinan, Ansar–Nyanyang Fokus Atasi Kemiskinan dan Ciptakan Lapangan Kerja
Sumber Foto: Ulasan.co
Sosial

Setahun Kepemimpinan, Ansar–Nyanyang Fokus Atasi Kemiskinan dan Ciptakan Lapangan Kerja

TANJUNGPINANG – Tepat satu tahun memimpin Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri periode 2025–2030 menegaskan komitmennya untuk memperkuat program prioritas, khususnya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas layanan publik.

Momentum satu tahun kepemimpinan Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura ini, menjadi refleksi sekaligus pijakan baru bagi pasangan kepala daerah tersebut.

Oleh karena itu, arah kebijakan 2026 dipastikan tetap berfokus pada program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Ansar Ahmad mengatakan, selama satu tahun kepemimpinannya, dirinya akan berfokus untuk melanjutkan program periode sebelumnya seperti peningkatan pelayanan.

“Seperti program rumah singgah, terus pelayanan kesehatan, kemudian sambungan listrik, dan beberapa program lain,” kata Ansar, saat ditemui di Gedung Daerah, Jumat 20 Februari 2026.

Selain melanjutkan program lama, Pemprov Kepri juga menyiapkan sejumlah terobosan baru. Lebih lanjut, Ansar menyebutkan bahwa pembangunan sektor kesehatan dan pendidikan akan menjadi perhatian utama pada tahun anggaran 2026.

Dia menambahkan, ada beberapa program yang akan dilakukan dirinya bersama Wagub Nyanyang pada tahun 2026 seperti pembangunan ruang Poli di Rumah Sakit.

“Ada beberapa program baru seperti menyekolahkan dokter, kemudian pembangunan fasilitas rumah sakit, dan infrastruktur seperti pembangunan sekolah baru,” ujarnya.

Namun demikian, ia mengakui bahwa tantangan pembangunan sumber daya manusia (SDM) masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan memperkuat kualitas lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar lebih siap bersaing di dunia kerja.

Menurutnya, meski ada beberapa program yang sudah berjalan, masih ada tantangan yang harus terus ditingkatkan seperti peningkatan SDM dari siswa lulusan SMK.

“Nantinya SMK ini selain kita bangun, kami akan tambah dengan fasilitas dan guru-guru,” ungkapnya.

Selain peningkatan sarana dan prasarana, Pemprov Kepri juga berencana menambah tenaga pendidik untuk mengisi kekosongan formasi guru. Oleh sebab itu, pemerintah akan mengusulkan rekrutmen baru kepada pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dia menambahkan, Pemprov Kepri akan mengusulkan ke BKN untuk membuka rekrutmen baru khusus untuk guru-guru yang masih kosong.

“Kami akan usulkan ke BKN untuk rekrutmen baru seperti guru eksak, dan guru-guru bidang untuk di SMK,” ucapnya.

Di sisi lain, persoalan pengangguran juga menjadi perhatian serius. Oleh karena itu, Ansar menegaskan akan terus mendorong masuknya investasi baru ke wilayah Kepri agar tercipta peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

Disinggung soal pengangguran, Ansar mengatakan akan terus mendorong investasi baru di Kepri, guna membuka peluang lapangan kerja baru di Kepri.

“Kami terus dorong khususnya di Kabupaten Kota untuk menarik investor masuk, agar bisa membuka lapangan kerja baru,” pungkasnya.