Senator Ahmad Nawardi Dorong Mahasiswa Pahami 4 Pilar MPR di Surabaya
Sumber Foto: kabarbaik.co
Nasional

Senator Ahmad Nawardi Dorong Mahasiswa Pahami 4 Pilar MPR di Surabaya

KabarBaik.co, Surabaya – Memasuki pekan kedua Februari 2026, Anggota DPD RI sekaligus Anggota MPR RI, H. Ahmad Nawardi, S.Ag., melaksanakan tugas konstitusionalnya dengan menggelar agenda Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang bertempat di Auditorium Institut Al Fithrah (IAF) Surabaya.

Kehadiran Senator asal Jawa Timur ini menjadi momentum strategis bagi sivitas akademika untuk mendalami kembali urgensi nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika geopolitik dan tantangan zaman yang semakin kompleks.

Dalam pemaparannya, Senator Nawardi menegaskan bahwa Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar dokumen historis, melainkan living ideology yang harus menjadi napas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga:

Senator Ahmad Nawardi Ajak Aktivis Perempuan Jadi…

Senator Ahmad Nawardi Blusukan ke Bulak Banteng,…

Senator Ahmad Nawardi Ajak Generasi Muda Jawa Timur…

Senator Nawardi menyoroti bahwa di era disrupsi digital saat ini, mahasiswa rentan terpapar ideologi transnasional dan polarisasi yang mampu mengikis rasa nasionalisme.

“Oleh karena itu, penguatan pemahaman terhadap konstitusi dan dasar negara menjadi harga mati untuk menjaga kedaulatan bangsa dari rongrongan eksternal maupun internal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Senator Nawardi memberikan apresiasi tinggi kepada Institut Al Fithrah yang selama ini konsisten mencetak generasi yang berakhlakul karimah.

Menurutnya, kampus berbasis pesantren memiliki peran krusial dalam menyelaraskan antara semangat religiusitas dan nasionalisme.

Ia menekankan bahwa menjadi religius tidak berarti harus menjauhi semangat kebangsaan, justru nilai-nilai agama harus menjadi pondasi kuat dalam mencintai tanah air sesuai dengan prinsip Hubbul Wathon Minal Iman.

Di hadapan mahasiswa yang hadir, Senator Nawardi juga membedah peran penting DPD RI dalam mengawal aspirasi daerah agar tetap sejalan dengan koridor NKRI.

Senator Nawardi mengajak mahasiswa untuk tidak apatis terhadap politik dan hukum, melainkan harus kritis dan solutif dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman yang ada. Diskusi yang berlangsung dinamis ini juga menyentuh aspek pentingnya keadilan sosial dan penegakan hukum sebagai perwujudan nyata dari amanat konstitusi.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Senator Nawardi berharap agar nilai-nilai 4 Pilar ini tidak berhenti pada pemahaman kognitif saja, tetapi diimplementasikan secara konkret dalam perilaku sehari-hari, baik dalam lingkungan akademik maupun dalam interaksi sosial di masyarakat luas.

“Kami berkomitmen untuk terus mengawal sosialisasi ini ke berbagai pelosok Jawa Timur demi memastikan bahwa setiap elemen bangsa, terutama kaum intelektual muda, memiliki imunitas yang kuat terhadap ancaman disintegrasi bangsa,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Gagah Saputra

Ditag Ahmad Nawardi DPD RI MPR RI Senator Nawardi

Posting Terkait

Ikuti Festival Unggulan, 350 Pelajar dan Mahasiswa Perkuat Kontribusi Indonesia Emas 2045

Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

Terima Laporan IHPS II 2025, Senator Nawardi Minta Tata Kelola BPD dan Pajak Daerah Segera Dibenahi

Sekjen DPD RI Minta Tak Ada Ruang Ego Sektoral di Antara Kementerian, Lembaga dan BUMN

Pimpin Kunker ke Kepri, Senator Nawardi Harap UU HKPD Mampu Dorong Pemerataan Pembangunan

Ikuti Kami Pada

Navigasi pos

Pos sebelumnya Iuran JKK dan JKM Pekerja Transportasi di Banyuwangi Dipangkas 50 Persen, BPJS: Manfaat Tetap Penuh

Pos berikutnya Senator Ahmad Nawardi Blusukan ke Bulak Banteng, Tanamkan Nilai 4 Pilar di Tengah Majelis Taklim Padat Penduduk