Polres Lebak Pantau Harga Beras dan Stok Pangan Jelang Ramadan 2026
Sumber Foto: Faktabanten.co.id
Ekonomi

Polres Lebak Pantau Harga Beras dan Stok Pangan Jelang Ramadan 2026

Login

Jumat, 24 April 2026

About

Iklan

Redaksi

Kontak Kami

Disclaimer

+ Indeks

Pedoman Media Ciber

HOME

BANTEN

EKBIS

BUDAYA

INTERNASIONAL

HUKUM

KESEHATAN

NASIONAL

KOMUNITAS

AL KHAIRIYAH

Home

LEBAK

Polres Lebak Turun ke Pasar Pastikan Stok Aman dan Sesuai HET Selama Ramadan 2026

LEBAK

Polres Lebak Turun ke Pasar Pastikan Stok Aman dan Sesuai HET Selama Ramadan 2026

Oleh Sahrul Pada 20 Feb 2026

Bagikan

LEBAK -Ramadan 2026, tim gabungan dari Polres Lebak bersama instansi terkait turun langsung memantau harga beras di sejumlah titik perdagangan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga tetap terkendali dan stok mencukupi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga

Di Balik Atap Bocor dan Dinding Rapuh, Rumah Wati Warga Cilegon Akhirnya Direhab oleh TNI

Sambangi DPUPR Kabupaten Serang, FAMS Sampaikan Aduan Masyarakat Soal Sarana dan Prasarana Infrastruktur

Satuan tugas pengendalian yang melibatkan unsur kepolisian, Dinas Pertanian, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak melakukan pengecekan di pasar tradisional, ritel modern, hingga produsen beras pada Jumat (20/2/2026).

Salah satu lokasi yang menjadi fokus pemantauan adalah Pasar Rangkasbitung.

Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Reskrim Polres Lebak AKP Wisnu Adicahya didampingi Kanit Tipidter IPDA Petra.

Baca Juga

Catat 2.200 Lebih Kasus Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Banten Sebut Banyak Perusahaan Abai Prosedur Keselamatan

Tinawati Andra Soni Apresiasi ILDI Banten, Dorong Lansia Tetap Sehat dan Berdaya

Mereka memeriksa harga jual di lapangan sekaligus berdialog dengan pedagang untuk memastikan tidak ada praktik yang merugikan konsumen.

Menurut Wisnu, pengawasan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga pangan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Dari hasil pengecekan di tingkat pedagang, beras premium tercatat dijual sekitar Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram, dan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) Rp12.500 per kilogram.

Baca Juga

Kemenhaj Wajibkan Petugas PPIH Arab Saudi Gunakan Aplikasi Kawal Haji untuk Koordinasi dan Laporan

Masuki Hari Ketiga Kedatangan di Madinah, Kemenhaj Pastikan Perjalanan Jemaah Haji Lancar dan Selamat

Sementara di tingkat produsen, harga masih relatif stabil. Beras medium berada di kisaran Rp13.000 per kilogram, premium Rp14.000 per kilogram, dan SPHP tetap Rp12.500 per kilogram.

“Sejauh ini tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan ataupun permainan harga. Stok tersedia dan harga masih dalam batas ketentuan,” ujar Wisnu.

Kehadiran aparat dan dinas terkait di tengah aktivitas pasar disambut positif oleh para pedagang. Mereka menilai pemantauan rutin membuat situasi lebih kondusif dan mencegah lonjakan harga secara tiba-tiba.

Baca Juga

Catat Tanggalnya, Seba Baduy 2026 Digelar 4 Hari, 1.500 Warga Baduy Akan Berjalan Kaki ke Pusat Pemerintahan

Wisatawan Asal China Ditemukan Meninggal di Perairan Lebak, Tim SAR Sempat Lakukan Pencarian Intensif

Polres Lebak memastikan pemantauan tidak berhenti pada satu waktu saja.

Pengawasan akan dilakukan secara berkala, terutama menjelang dan selama Ramadan, guna menjaga kestabilan harga bahan pokok serta melindungi masyarakat dari potensi kenaikan harga yang tidak wajar.

Dengan langkah antisipatif ini, diharapkan kebutuhan pangan masyarakat Lebak tetap terjaga, sehingga momentum Ramadan dapat dijalani tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga beras di pasaran. (*/Sahrul).

Bagikan Facebook Twitter Facebook Messenger Telegram

Sahrul 1687 posts 0 comments

Prev Post

Raker SMSI Tangsel: Susun 8 Program Unggulan, Mulai dari UKW hingga SMSI Goes to School

Next Post

Aktivis Minta Polres Lebak Lakukan Evaluasi Total di 2026, Soroti Profesionalisme dan Transparansi

Berita Terkait DARI PERNULIS

CILEGON

Di Balik Atap Bocor dan Dinding Rapuh, Rumah Wati Warga Cilegon Akhirnya Direhab oleh TNI

SERANG

Sambangi DPUPR Kabupaten Serang, FAMS Sampaikan Aduan Masyarakat Soal Sarana dan Prasarana Infrastruktur

BANTEN

Catat 2.200 Lebih Kasus Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Banten Sebut Banyak Perusahaan Abai Prosedur Keselamatan

Prev Next

Berita Terbaru

CILEGON

Di Balik Atap Bocor dan Dinding Rapuh, Rumah Wati Warga Cilegon Akhirnya Direhab…

Nandi 24 Apr 2026 0

CILEGON — Di tengah keterbatasan hidup yang dijalani selama puluhan tahun, secercah harapan hadir bagi Wati (64),…

Sambangi DPUPR Kabupaten Serang, FAMS Sampaikan Aduan Masyarakat Soal…

23 Apr 2026

Catat 2.200 Lebih Kasus Kecelakaan Kerja, Disnakertrans Banten Sebut…

23 Apr 2026

Tinawati Andra Soni Apresiasi ILDI Banten, Dorong Lansia Tetap Sehat…

23 Apr 2026

Prev Next 1 dari 14,365

OPINI

OPINI

Imigrasi yang Berdaulat: Menjaga Gerbang, Mengelola Peradaban

Redaksi 20 Apr 2026 0

OPINI

Revolusi Pemikiran Menuju Kejayaan Maritim Nusantara

OPINI

Pungli Di Balik Pesona Pantai Carita, Retribusi Resmi Atau Pemalakan…

OPINI

Krisis Selat Hormuz dan Momentum Indonesia Membangun Ekonomi Selat

OPINI

Di Balik Pesona Banten: Wisata Hebat, Hukum Terlupakan

Prev Next 1 dari 196

Google+

About

Iklan

Redaksi

Kontak Kami

Disclaimer

+ Indeks

Pedoman Media Ciber

© 2020 - Fakta Banten Online

Website Design: Fakta Banten Online IT Support