Peningkatan Streaming Musik Religi dan Podcast di Ramadan Menjadi Dua Kali Lipat
Sumber Foto: Marketeers
Hiburan

Peningkatan Streaming Musik Religi dan Podcast di Ramadan Menjadi Dua Kali Lipat

Kebiasaan mendengarkan audio di Indonesia menunjukkan pergeseran selama Ramadan. Data dari Spotify mencatat streaming musik bernuansa religi meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan minggu sebelum Ramadan tahun lalu, sementara konsumsi podcast naik pada pukul 06.00–08.00 pagi.

Dimas Ario, Lead Music Editor Spotify Indonesia, menyampaikan bahwa pola tersebut memperlihatkan kecenderungan pendengar memanfaatkan musik religi untuk menemani momen refleksi, serta podcast sebagai asupan spiritual dan teman memulai hari.

Melihat dinamika ini, Spotify Indonesia menyesuaikan kurasi playlist berdasarkan pembacaan data serta pengamatan terhadap konteks budaya yang berkembang selama bulan suci.

“Data membantu kami melihat pola kebiasaan mendengarkan, tetapi pemahaman dari konteks budayalah yang menjelaskan makna dari pola tersebut. Ramadan itu sangat personal, tetapi juga kolektif. Memahami kedua hal ini memungkinkan kami untuk melakukan kurasi playlist yang relevan dengan berbagai momen yang pengguna alami selama Ramadan,” ujar Dimas dalam siaran pers kepada Marketeers, Rabu (25/2/2026).

Setiap fase Ramadan memiliki nuansa berbeda, mulai dari persiapan sahur, buka puasa bersama, hingga perjalanan mudik.

Karena itu, kurasi disusun berbasis momen, menyesuaikan ritme interaksi sosial yang berubah sepanjang bulan, termasuk kecenderungan memilih musik yang lebih tenang dan reflektif serta lagu nostalgia saat berkumpul.

Fenomena buka bersama turut memperkuat dimensi komunal Ramadan, ketika berbagai kelompok pertemanan kembali terhubung dengan soundtrack yang melekat pada fase hidup tertentu.

Playlist seperti Terbaik 2000an dan Ngetren 2010an dihadirkan untuk membangkitkan kenangan kolektif, sementara Sejuknya Ramadan dan Ramadan Kamu 2026 menyasar pendengar yang ingin suasana lebih intim dan kontemplatif.

Selain musik, Spotify juga menghadirkan Ramadan Hub yang merangkum playlist dan video podcast bertema Ramadan dalam satu kanal khusus.

Konten spesial tahun ini mencakup Ramadan Nanya-Nanya dari Raditya Dika, LOGIN RESTART, hingga seri Ramadan ESCAPE 2.0 dari Raymond Chin bersama Felix Siauw, seiring meningkatnya minat pada tema religi, sosial, dan reflektif di jam-jam pagi.

“Pada dasarnya, kurasi Ramadan berangkat dari intensi yang kuat. Proses ini membutuhkan pemahaman konteks budaya dan emosi dari apa yang pengguna dengarkan. Peran kami adalah memastikan bahwa konten yang ditemukan terasa selaras dengan momennya, sehingga musik dan podcast dapat menjadi pendamping yang tepat bagi para pengguna,” tutur Dimas.