Olahraga Aman Saat Puasa: Tips Menjaga Kebugaran di Ramadan
Sumber Foto: VIVA.co.id
Lifestyle

Olahraga Aman Saat Puasa: Tips Menjaga Kebugaran di Ramadan

VIVASoccer - Dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, banyak umat muslim yang mempertanyakan seberapa aman melakukan aktivitas fisik, terutama olahraga.

Menurut para ahli kesehatan, olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang tetap dianjurkan selama berpuasa, asalkan memperhatikan durasi, waktu, serta kondisi tubuh agar tidak mengganggu kesehatan atau ibadah.

Apa Itu Olahraga Intensitas Ringan dan Sedang?

Olahraga ringan hingga sedang ditandai dengan aktivitas fisik yang memungkinkan Anda berbicara dalam kalimat panjang tanpa terengah-engah, namun tetap dapat meningkatkan denyut jantung dan peredaran darah.

Contoh olahraga tersebut antara lain jalan kaki, yoga, stretching, atau jogging ringan.

Dr. Agil Wahyu Wicaksono, pakar kesehatan dari IPB University, menyatakan bahwa lari atau aktivitas fisik ringan hingga sedang saat berpuasa tidak dilarang dan tergolong aman bagi individu sehat. Ia menegaskan bahwa tujuan olahraga saat puasa sebaiknya bukan mengejar performa maksimal, melainkan untuk menjaga kebugaran tubuh secara stabil.

Rekomendasi Durasi dan Waktu

Para ahli kesehatan merekomendasikan durasi latihan sekitar 30–45 menit, dengan intensitas yang sesuai kondisi tubuh. Durasi ini dirasa cukup untuk menjaga stamina dan kesehatan jantung tanpa memaksakan diri.

“Dengan berolahraga secara rutin, tubuh dapat lebih efisien dalam membakar lemak sebagai sumber energi,” ungkap Pakar Gizi Masyarakat, FEMA, IPB University, Muhammad Aries dilansir darr ipb.ac.id, Sabtu 21 Februari 2026.

Berikut waktu olahraga yang biasanya dianggap aman dan efektif selama Ramadan yaitu 30–60 menit sebelum berbuka puasa karena waktu ini memungkinkan tubuh segera mendapatkan cairan dan nutrisi setelah latihan ringan menjelang iftar.

1–2 jam setelah berbuka puasa, waktu Ini dianggap waktu terbaik untuk olahraga sedikit lebih intens karena tubuh sudah menerima asupan makanan dan cairan.

Setelah sahur (pagi hari) masih cukup aman untuk olahraga ringan, tetapi harus berhati-hati terhadap risiko dehidrasi.

Menjalankan aktivitas fisik ringan hingga sedang saat berpuasa tidak hanya menjaga kebugaran, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang signifikan.

Menjaga metabolisme tetap aktif sehingga tubuh tidak terlalu cepat kehilangan massa otot. Meningkatkan mood dan energi, membantu mengatasi rasa lesu yang sering muncul akibat perubahan pola makan.