Manfaat Diet Oatmeal untuk Menurunkan Kolesterol Selama Ramadan
Parapuan.co - Kawan Puan, banyak orang memanfaatkan Ramadan sebagai momen “reset” pola makan. Kamu mungkin salah satunya. Namun sayangnya, tidak sedikit juga yang justru mengalami kenaikan kolesterol akibat konsumsi gorengan, santan, dan makanan tinggi gula saat berbuka.
Di tengah tren hidup sehat, oatmeal kerap disebut sebagai pilihan menu sahur yang menyehatkan jantung. Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Nature Communications menemukan bahwa diet oatmeal jangka pendek berpotensi membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), terutama pada orang dengan sindrom metabolik.
Lalu, apakah diet oatmeal cocok diterapkan saat sahur dan berbuka? Simak dulu informasi yang dirangkum dari Healthline berikut ini!
Penelitian kecil ini melibatkan peserta dengan obesitas abdominal dan setidaknya dua ciri sindrom metabolik, seperti tekanan darah tinggi, pradiabetes, atau dislipidemia.
Dalam intervensi jangka pendek, peserta diminta mengonsumsi tiga porsi oatmeal per hari selama dua hari penuh. Setiap porsi terdiri dari 100 gram rolled oat yang direbus dengan air. Hasilnya cukup signifikan:
LDL (kolesterol jahat) turun sekitar 10%
Berat badan turun rata-rata hampir 2 kg
Tekanan darah sedikit menurun
Namun, penting untuk memahami konteksnya. Michelle Routhenstein, ahli gizi kardiologi preventif, mengingatkan agar hasil ini tidak ditafsirkan secara berlebihan. Ia mengatakan:
“Ketika asupan diatur ketat dengan kalori lebih rendah, lemak jenuh minimal, tinggi serat, dan variasi makanan yang terbatas, lebih mudah melihat penurunan LDL yang cepat. Ini tidak berarti oat hanya bekerja dalam jumlah sangat besar atau hanya dalam dua hari. Ini terutama mencerminkan betapa kuatnya kontrol pola makan dalam setting penelitian.”
Artinya, efek cepat tersebut bukan semata-mata karena oat, tetapi juga karena pengaturan makan yang sangat disiplin.




